Aq benci hari yang padat...
Sampai-sampai aku demam terus ngigau. Uh, apa saking stressnya ya? Nggak tahu juga. Ngingetin aja buat para blogger, aslinya buat semua, kita hidup di negara demokrasi, punya konstitusi, dijamin haknya untuk berpendapat... y, kan? tapi di konstitusi juga diatur kalau Ri adalah negara hukum, jadi jangan sampai melanggar HAM orang lain. Itu wanti-wanti lo...
Menurut pendapatku, ya... ada beberapa hal terkait kasus blog di sekolah aku. Wah, maaf tanpa pendahuluan kasus aku akan langsung memberi analisis dan kesimpulan, Ok?
1. Beda generasi, beda pengajaran
Walaupun beda pendekatan dalam hal penanaman norama, jelas yang namanya norma biasanya akan terus dijaga dalam suatu masyarakat. Jadi, selama kita mau diterima di suatu masyarakt, terima dan jalankan norma itu.
2. Melanggar HAM orang lain dengan memeperguanakan hak-nya harus benar-benar dihindari
Nggak etis HAM kok ngelanggar HAM
3. Dedikasi dan PDKT
Kehormatan orang tua, dalam kasus ini guru, mengalami penurunan di generasi yang lebih muda. Pertanyaannya mengapa? Mungkin karena beda generasi beda pendekatan itulah yang menyebabkan hal ini. Pikiran manusia berkembang dan ini tak dapat dielakkan. Jadi, jelas tugas kita adalah meyelaraskan perbedaan ini agr berjalan harmonis.
4. Selidiki dulu!
Hati yang tenang, pikiran dingin, kebesaran jiwa adalah kunci... Semua di dunia ini merupakan siklus. Setuju? Ada hubungan sebab akibat yang kadang tak tampak oleh mata. namun, bijaknya sebuah kasus disikapi secara objektif dengan mengedepankan asas keadilan berdasarkan observasi yang mendalam.
5. Spiritual
Ruhani itu penting, hubungannya dunia akhirat. Jadi, nggak salah untuk jadi batu acuan atau titik tumpu kita untuk memandang segala apa yang ada di dunia ini sebagi suatu permainan yang akan menentukan kalah menangnya kita di akhirat kelak... Kita seperi bermain puzzle, pilih potongan puzzlemu dan itulah yang kau dapat. baik buruknya hasil susunan puzzle-mu, kamu yang menentukan juga...
Sekian... Semoga saya nggak masuk daftar blogger yang aneh-aneh karena isi dari blog saya cuma karya-karya saya yang saya pindah dari blog lama saya yang errrooooooooooooorr dan tidak bisa dibuka. Ha3...
Semoga dapat menjadi pelajaran dan manfaat. Amien...
Ayo semangat, semangat!! Buat teman-temanku tercinta, jangan putus asa... aku jadi ngerasa aneh?
Poem
Ada yang Tetap tak Terbaca
bila saja bisa, kucipta huruf dan kata rahasia
akan khusus kukadokan bagi engkau berdua saja
dalam kasih yang tak pernah berpura sempurna
ada yang tetap tak terbaca, tinggal tak terkata
dari alif ba ta cinta: beribu diam, beribu suara
tak terlambangkan dalam huruf rumit atau sederhana
yang diingat Adam, pun hanya satu-satunya kata
"Hawa," Tuhan menyebut nama itu di surga sana
Adam menggubah puisi pertama, waktu rindu menyiksa
ditulisnya sebisanya di mata, dalam kekal air mata
Hawa menerjemahkan bahasa tangis Adam-nya
dengan arus tangis, mengalir ke satu muara
ada yang tetap diam rahasia tak terbaca
pada pintu engkau saling menukar kuncinya
lalu lihatlah, pintu itu kini satu adanya
tanpa diketuk, terbuka, alangkah lapangnya
Nice Poem....
bila saja bisa, kucipta huruf dan kata rahasia
akan khusus kukadokan bagi engkau berdua saja
dalam kasih yang tak pernah berpura sempurna
ada yang tetap tak terbaca, tinggal tak terkata
dari alif ba ta cinta: beribu diam, beribu suara
tak terlambangkan dalam huruf rumit atau sederhana
yang diingat Adam, pun hanya satu-satunya kata
"Hawa," Tuhan menyebut nama itu di surga sana
Adam menggubah puisi pertama, waktu rindu menyiksa
ditulisnya sebisanya di mata, dalam kekal air mata
Hawa menerjemahkan bahasa tangis Adam-nya
dengan arus tangis, mengalir ke satu muara
ada yang tetap diam rahasia tak terbaca
pada pintu engkau saling menukar kuncinya
lalu lihatlah, pintu itu kini satu adanya
tanpa diketuk, terbuka, alangkah lapangnya
Nice Poem....
Song
Tak Perlu Keliling Dunia (OST Laskar Pelangi)
oleh: Gita Gutawa
kabut putih yg pucat
terasa penuh warna dan pelangi yg enggan dtng pun berbinar
kertas putih yg pudar
Tertulis seribu kata
Dan ku ungkap semua yang sedang ku rasa
Dengarkanlah kata hatiku
Bahwa ku ingin tetap disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Biarkan ku disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Karna ku tak mau jauh darimu
Dunia boleh tertawa melihatku bahagia
Walau ditempat yang kau anggap tak biasa
Biarkanlah aku bernyanyi
Berlari berputar menari disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Tak perlulah aku keliling dunia
Karna kau disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku
Tak perlulah aku keliling dunia
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku
Tak perlulah aku keliling dunia 2x
oleh: Gita Gutawa
kabut putih yg pucat
terasa penuh warna dan pelangi yg enggan dtng pun berbinar
kertas putih yg pudar
Tertulis seribu kata
Dan ku ungkap semua yang sedang ku rasa
Dengarkanlah kata hatiku
Bahwa ku ingin tetap disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Biarkan ku disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Karna ku tak mau jauh darimu
Dunia boleh tertawa melihatku bahagia
Walau ditempat yang kau anggap tak biasa
Biarkanlah aku bernyanyi
Berlari berputar menari disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Tak perlulah aku keliling dunia
Karna kau disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku
Tak perlulah aku keliling dunia
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku
Tak perlulah aku keliling dunia 2x
Resensi 4 Lomba
Ssst…! Ada Apa dengan Uglyphobia?
Judul Buku : Uglyphobia
Penulis : Queen Soraya
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, Maret 2008
Tebal Buku : 176 halaman
Membaca judul teenlit “Uglyphobia” yang unik tentu akan membuat kita penasaran dengan isi dari buku ini. Novel bergenre remaja yang dikemas dengan ragam bahasa kekinian ini memiliki daya pikat yang kuat pada judulnya. “Uglyphobia”, kata ini tentunya akan memunculkan beribu tanya yang menggelitik hati kita. Dari judul yang begitu memikat inilah karangan Queen Soraya terasa seperti oase di tengah Sahara, terutama bagi para remaja yang membutuhkan suplai bacaan yang menghibur.
Paragraf pembuka yang terasa menggebu-gebu akan menyambut kita di babak pertama konflik dimulai. Garnet, mahasiswi yang prestasi akademiknya jempolan dan berpenampilan cuek begitu bersemangat untuk menghadiri ‘kencan pertamanya’ dengan cowok yang ia idolakan. Alan, pemuda tampan yang ia idolakan, ternyata mengundangnya hanya untuk mengembalikan surat cinta darinya. Bisa dibayangkan betapa terpukulnya Garnet. Tapi hidupnya tak berhenti sampai di situ, karena ini baru bagian awal dari kisah hidup Garnet yang diangkat oleh Queen.
Kehadiran Cindy sebagai penentang tokoh utama digambarkan sebagai sosok sempurna dalam hal fisik. Berbeda jauh dengan Garnet yang superkurus dan acak-acakan, Cindy adalah gadis metropolitan, pencitraan anak muda masa kini yang selalu ingin tampil up to date. Ialah yang menjatuhkan harga diri Garnet di mata Alan dengan pura-pura membantu Garnet mendekati Alan. Dan malangnya, Garnet terjebak tipu daya Cindy dan geng-nya.
Kemudian muncul pula tokoh Vero yang dibayang-bayangi teror ‘operasi sedot lemak’ yang diajukan tantenya yang jelita, Tante Maya. Vero yang supergemuk dan blak-blakkan tentu saja panik. Ia mengadukan masalahnya pada Garnet yang sejak SD akrab dengannya. Sahabat yang kompak itu akhirnya bekerja sama untuk menangani masalah mereka bersama-sama. Vero memulai dietnya untuk satu bulan ke depan dengan harapan Tante Maya akan membatalkan operasi sedot lemaknya, sementara Garnet berusaha untuk sedikit menggemukkan badannya dan mulai memperbaiki penampilannya.
Dalam cerita ini tokoh pangeran berkuda putih memperkenalkan dirinya sebagai Rhinky. Rhinky yang dulu pernah menyukai Garnet kebetulan merangkap sebagai asisten di klinik tempat Vero berkonsultasi mengenai masalah berat badannya. Garnet yang secara tak sengaja bertemu dengan Rhinky pada akhirnya semakin dekat dengannya. Yang menjadi penghalang kedekatan mereka berdua adalah tokoh yang serupa dengan Cindy. Ia adalah Claudia. Model yang selalu ingin tampil cantik meskipun ia harus mengorbankan anugerah Tuhan di atas meja operasi. Dan segala kepalsuan pada diri Claudia-lah yang membuat Rhinky tak menyukainya.
Kebusukan hati Claudia terbuka pada babak akhir buku ini. Kecemburuan dan rasa ingin memiliki Rhinky membuat Claudia gelap mata. Garnet yang tak bersalah menjadi kambing hitam. Vero yang membantunya justru ikut menjadi kambing hitam. Sungguh tak adil, memang. Tapi cerita yang berbingkai kehidupan anak remaja ini berakhir dengan bahagia. Bisa ditebak, Garnet akhirnya mendapatkan Rhinki-nya.
Sebagaimana ciri khas teenlit yang ringan, Queen sang penulis mencoba menyuguhkan realita kehidupan remaja dari kaca mata seorang Garnet yang digambarkan teramat ‘biasa’ di mata teman-temannya. Melalui Garnet sebagai tokoh utama, Queen melontarkan masalah demi masalah. Keberanian Queen yang menggambarkan Garnet sebagai cewek culun dalam hal penampilan, cuek, tapi pintar dalam bidang akademik ini bisa dibilang ‘berbeda’ dengan penggambaran penulis-penulis lain tentang tokoh yang bisa dibilang ‘kolot’. Pada umumnya seorang tokoh seperti Garnet digambarkan sebagai sosok yang pemalu. Tapi agaknya Queen berpendapat lain dalam menampilkan citra seorang Garnet dan ini sah-sah saja. Namun, yang sangat disayangkan di sini adalah kegagalan Queen dalam menciptakan tokoh utama yang konsisten terhadap sifatnya. Sangatlah kontradiktif jika seorang yang pemalu dapat menjadi seorang yang nekat menembak cowok dalam tempo yang teramat singkat. Akan lebih baik lagi jika Queen menambahkan detail dan menghilangkan kesan novel ini terlalu ‘tiba-tiba’ menjadikan mudah suatu masalah. Dengan begitu plot yang disusun perlu perbaikan terutama dalam meramu konflik-konflik yang cerdas agar pembaca tertantang untuk menebak akhir cerita.
Di sini penulis yang mengangkat topik ‘peduli penampilan’ membawa pesan tersembunyi dari judul dan isinya. Agaknya Queen ingin pembaca menemukan sendiri bahwa takut menjadi jelek bukanlah suatu ketakutan ketika kita mensyukuri pemberian dari-Nya.
Judul Buku : Uglyphobia
Penulis : Queen Soraya
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, Maret 2008
Tebal Buku : 176 halaman
Membaca judul teenlit “Uglyphobia” yang unik tentu akan membuat kita penasaran dengan isi dari buku ini. Novel bergenre remaja yang dikemas dengan ragam bahasa kekinian ini memiliki daya pikat yang kuat pada judulnya. “Uglyphobia”, kata ini tentunya akan memunculkan beribu tanya yang menggelitik hati kita. Dari judul yang begitu memikat inilah karangan Queen Soraya terasa seperti oase di tengah Sahara, terutama bagi para remaja yang membutuhkan suplai bacaan yang menghibur.
Paragraf pembuka yang terasa menggebu-gebu akan menyambut kita di babak pertama konflik dimulai. Garnet, mahasiswi yang prestasi akademiknya jempolan dan berpenampilan cuek begitu bersemangat untuk menghadiri ‘kencan pertamanya’ dengan cowok yang ia idolakan. Alan, pemuda tampan yang ia idolakan, ternyata mengundangnya hanya untuk mengembalikan surat cinta darinya. Bisa dibayangkan betapa terpukulnya Garnet. Tapi hidupnya tak berhenti sampai di situ, karena ini baru bagian awal dari kisah hidup Garnet yang diangkat oleh Queen.
Kehadiran Cindy sebagai penentang tokoh utama digambarkan sebagai sosok sempurna dalam hal fisik. Berbeda jauh dengan Garnet yang superkurus dan acak-acakan, Cindy adalah gadis metropolitan, pencitraan anak muda masa kini yang selalu ingin tampil up to date. Ialah yang menjatuhkan harga diri Garnet di mata Alan dengan pura-pura membantu Garnet mendekati Alan. Dan malangnya, Garnet terjebak tipu daya Cindy dan geng-nya.
Kemudian muncul pula tokoh Vero yang dibayang-bayangi teror ‘operasi sedot lemak’ yang diajukan tantenya yang jelita, Tante Maya. Vero yang supergemuk dan blak-blakkan tentu saja panik. Ia mengadukan masalahnya pada Garnet yang sejak SD akrab dengannya. Sahabat yang kompak itu akhirnya bekerja sama untuk menangani masalah mereka bersama-sama. Vero memulai dietnya untuk satu bulan ke depan dengan harapan Tante Maya akan membatalkan operasi sedot lemaknya, sementara Garnet berusaha untuk sedikit menggemukkan badannya dan mulai memperbaiki penampilannya.
Dalam cerita ini tokoh pangeran berkuda putih memperkenalkan dirinya sebagai Rhinky. Rhinky yang dulu pernah menyukai Garnet kebetulan merangkap sebagai asisten di klinik tempat Vero berkonsultasi mengenai masalah berat badannya. Garnet yang secara tak sengaja bertemu dengan Rhinky pada akhirnya semakin dekat dengannya. Yang menjadi penghalang kedekatan mereka berdua adalah tokoh yang serupa dengan Cindy. Ia adalah Claudia. Model yang selalu ingin tampil cantik meskipun ia harus mengorbankan anugerah Tuhan di atas meja operasi. Dan segala kepalsuan pada diri Claudia-lah yang membuat Rhinky tak menyukainya.
Kebusukan hati Claudia terbuka pada babak akhir buku ini. Kecemburuan dan rasa ingin memiliki Rhinky membuat Claudia gelap mata. Garnet yang tak bersalah menjadi kambing hitam. Vero yang membantunya justru ikut menjadi kambing hitam. Sungguh tak adil, memang. Tapi cerita yang berbingkai kehidupan anak remaja ini berakhir dengan bahagia. Bisa ditebak, Garnet akhirnya mendapatkan Rhinki-nya.
Sebagaimana ciri khas teenlit yang ringan, Queen sang penulis mencoba menyuguhkan realita kehidupan remaja dari kaca mata seorang Garnet yang digambarkan teramat ‘biasa’ di mata teman-temannya. Melalui Garnet sebagai tokoh utama, Queen melontarkan masalah demi masalah. Keberanian Queen yang menggambarkan Garnet sebagai cewek culun dalam hal penampilan, cuek, tapi pintar dalam bidang akademik ini bisa dibilang ‘berbeda’ dengan penggambaran penulis-penulis lain tentang tokoh yang bisa dibilang ‘kolot’. Pada umumnya seorang tokoh seperti Garnet digambarkan sebagai sosok yang pemalu. Tapi agaknya Queen berpendapat lain dalam menampilkan citra seorang Garnet dan ini sah-sah saja. Namun, yang sangat disayangkan di sini adalah kegagalan Queen dalam menciptakan tokoh utama yang konsisten terhadap sifatnya. Sangatlah kontradiktif jika seorang yang pemalu dapat menjadi seorang yang nekat menembak cowok dalam tempo yang teramat singkat. Akan lebih baik lagi jika Queen menambahkan detail dan menghilangkan kesan novel ini terlalu ‘tiba-tiba’ menjadikan mudah suatu masalah. Dengan begitu plot yang disusun perlu perbaikan terutama dalam meramu konflik-konflik yang cerdas agar pembaca tertantang untuk menebak akhir cerita.
Di sini penulis yang mengangkat topik ‘peduli penampilan’ membawa pesan tersembunyi dari judul dan isinya. Agaknya Queen ingin pembaca menemukan sendiri bahwa takut menjadi jelek bukanlah suatu ketakutan ketika kita mensyukuri pemberian dari-Nya.
DILEMA
Hai? Aku benar2 dilema minggu ini. Shock atau senang juga nggak gitu pasti tapi... aq lolos seleksi tahap I FLP YOgyakarta! Pasti nggak percaya, lihat pengumuman berikut yang diambil dari http://flpyogya.multiply.com/journal/item/10/Pengumuman_Seleksi_Tahap_I_Angkatan_X_
Namaku tercantum di urutan ke-45!! Tapi aku bakalan nggak bisa ikut seleksi tahap II,,, aku lebih pilih ikut Kepompong Adventure daripada seleksi tahap II FLP, wawancara gitu. Meski nggak bakalan makan waktu lama, tetep aja aku bakal kerepotan. Well, mungkin aku akan ikut FLP angkatan XIII atau nggak tahu angkatan ke berapa. yang jelas bukan sekarang, iyalah! Masa aku harus bolak-balik Brosot-Jogja tiap minggu! Mana jadwalku padat? Dengan sangat menyesal kesempatan ini kusia-siakan.. tapi aku menunggu waktu yang tepat. Yang jelas aku bangga udah ngalahin sekian banyak pendaftar yang mayoritas MAHASISWA.. (yeah, ups! Maaf!)Maaf, Wen! Aku nggak enak ma kamu. Kamu lum keterima, tapi gpp ya? Besok aja bareng lo kita dah kuliah???
Ini nih kutipan pengumumannya!!!
Pengumuman Seleksi Tahap I Angkatan X Nov 13, '08 8:31 PM
for everyone
Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin…
Syukur yang tak terperi menyeruak dalam hati-hati kami, tatkala tugas pertama berhasil kami tuntaskan. Terbesit keinginan untuk meluluskan semua yang telah menggantung harapan, agar lebih banyak pula teman-teman yang akan melangkah pada satu jalan. Namun kemampuan kami yang sangat terbatas belum mengijinkan untuk itu. Mohon maaf apabila pada kesempatan kita berjumpa, banyak hal yang tidak berkenan.
Bismillah… Semoga jawaban ini benar berasal dari-Nya, keputusan ini dalam ridha-Nya, karena ikhtiar yang kami lakukan tak lain hanyalah karena-Nya.
Kami ucapkan “selamat” kepada teman-teman yang namanya tercantum di bawah ini, yang berkesempatan untuk mengikuti seleksi tahap II (wawancara).
no wawancara nama no pendaftaran
1 Achmad Ilfan R 110
2 Aep Saepul F 94
3 Ahdan Ramdani 90
4 Ahmad Gusmoro 14
5 Ahmad Rizky M U 23
6 Aqida Shohiha 150
7 Ari Mami 121
8 Ari Siti Mardiah 129
9 Ayuningtyas M W 147
10 Christyaningsih 146
11 Cipta Ningrum 122
12 Dewi Nurul Khasanah 130
13 Dewi Setia Anggraeni 96
14 Diah Septyandari 46
15 Dian Wardatul F 151
16 Diana Andriyani P 30
17 Diana Murtianingsih 34
18 Djunianto Dwi S 109
19 Endah Anggraini P 10
20 Fajar Fatmasari 97
21 Fatonah Winiarum 12
22 Fauziah Nur W 124
23 Feryanto H D 37
24 Handika Tinarso S 68
25 I Gusti Putra P D 1
26 Juhainah Intan M 27
27 Juwita Rakhmawati DN 47
28 Krisnandana Dhaneswara104
29 L Helmi Haris 105
30 Lido de Rio 22
31 Linda Noviyana 59
32 M Aziz Nurhidayat 108
33 M Furqonul 'Aziz 55
34 Mahfita D R 135
35 Mia Della Vita 123
36 Mima Masitah S 62
37 Muh Fadholi 99
38 Muh Fandi S 44
39 Muh Ilham 69
40 Muh Najib A 111
41 Muh Zulfi Ifani 56
42 Nisa Ulil Amrina 70
43 Noor Fandy A 24
44 Nur Faizah 58
45 Ratna Amalia S 52
46 Rina Anggraeni S 77
47 Rismalia Dana P 75
48 Rizza Maulana 156
49 Sastriviana W 53
50 Sih Endarwati 82
51 Siti Khotijah 101
52 Solly Dwi M 16
53 Sri Widiasari 154
54 Suci Lestari Yuana 19
55 Sunartono 85
56 Whisnu Febry A 98
57 Widya Kumala Sari 9
58 Yofa Tri Yolanda 128
59 Yogi Istiarni P 136
60 Yogi Sidik P 95
61 Yosi Al Muzanni 102
62 Yulianti Utami 117
63 Zaenab Fitria P 57
64 Zulfadhli R 107
Seleksi tahap II (wawancara) akan kami selenggarakan dengan pembagian waktu berdasarkan nomor urut seperti daftar berikut (bukan nomor formulir):
no urut tanggal jam
1-6. 15 november 2008 9.00-10.00
7-12. 10.00-11.00
13-18. 11.00-12.00
19-24. 13.00-14.00
25-30. 14.00-15.00
31-36. 15.30-16.30
no urut tanggal jam
37-42. 16 november 2008 9.00-10.00
43-48. 10.00-11.00
49-54. 11.00-12.00
55-60. 13.00-14.00
61-64. 14.00-15.00
Tempat: Balairung (Gedung Pusat) UGM sayap utara. Himbauan: parkir di tempat parkir bagian timur gedung pusat.
Apabila berhalangan hadir pada jadwal wawancaranya, dapat mengganti pada jadwal lain yang tersedia dengan menghubungi CP kami (Angga 081335446828, telepon lebih dianjurkan)
Jazakumullahu khairan katsiran.
Salam hangat,
Panitia
Namaku tercantum di urutan ke-45!! Tapi aku bakalan nggak bisa ikut seleksi tahap II,,, aku lebih pilih ikut Kepompong Adventure daripada seleksi tahap II FLP, wawancara gitu. Meski nggak bakalan makan waktu lama, tetep aja aku bakal kerepotan. Well, mungkin aku akan ikut FLP angkatan XIII atau nggak tahu angkatan ke berapa. yang jelas bukan sekarang, iyalah! Masa aku harus bolak-balik Brosot-Jogja tiap minggu! Mana jadwalku padat? Dengan sangat menyesal kesempatan ini kusia-siakan.. tapi aku menunggu waktu yang tepat. Yang jelas aku bangga udah ngalahin sekian banyak pendaftar yang mayoritas MAHASISWA.. (yeah, ups! Maaf!)Maaf, Wen! Aku nggak enak ma kamu. Kamu lum keterima, tapi gpp ya? Besok aja bareng lo kita dah kuliah???
Ini nih kutipan pengumumannya!!!
Pengumuman Seleksi Tahap I Angkatan X Nov 13, '08 8:31 PM
for everyone
Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin…
Syukur yang tak terperi menyeruak dalam hati-hati kami, tatkala tugas pertama berhasil kami tuntaskan. Terbesit keinginan untuk meluluskan semua yang telah menggantung harapan, agar lebih banyak pula teman-teman yang akan melangkah pada satu jalan. Namun kemampuan kami yang sangat terbatas belum mengijinkan untuk itu. Mohon maaf apabila pada kesempatan kita berjumpa, banyak hal yang tidak berkenan.
Bismillah… Semoga jawaban ini benar berasal dari-Nya, keputusan ini dalam ridha-Nya, karena ikhtiar yang kami lakukan tak lain hanyalah karena-Nya.
Kami ucapkan “selamat” kepada teman-teman yang namanya tercantum di bawah ini, yang berkesempatan untuk mengikuti seleksi tahap II (wawancara).
no wawancara nama no pendaftaran
1 Achmad Ilfan R 110
2 Aep Saepul F 94
3 Ahdan Ramdani 90
4 Ahmad Gusmoro 14
5 Ahmad Rizky M U 23
6 Aqida Shohiha 150
7 Ari Mami 121
8 Ari Siti Mardiah 129
9 Ayuningtyas M W 147
10 Christyaningsih 146
11 Cipta Ningrum 122
12 Dewi Nurul Khasanah 130
13 Dewi Setia Anggraeni 96
14 Diah Septyandari 46
15 Dian Wardatul F 151
16 Diana Andriyani P 30
17 Diana Murtianingsih 34
18 Djunianto Dwi S 109
19 Endah Anggraini P 10
20 Fajar Fatmasari 97
21 Fatonah Winiarum 12
22 Fauziah Nur W 124
23 Feryanto H D 37
24 Handika Tinarso S 68
25 I Gusti Putra P D 1
26 Juhainah Intan M 27
27 Juwita Rakhmawati DN 47
28 Krisnandana Dhaneswara104
29 L Helmi Haris 105
30 Lido de Rio 22
31 Linda Noviyana 59
32 M Aziz Nurhidayat 108
33 M Furqonul 'Aziz 55
34 Mahfita D R 135
35 Mia Della Vita 123
36 Mima Masitah S 62
37 Muh Fadholi 99
38 Muh Fandi S 44
39 Muh Ilham 69
40 Muh Najib A 111
41 Muh Zulfi Ifani 56
42 Nisa Ulil Amrina 70
43 Noor Fandy A 24
44 Nur Faizah 58
45 Ratna Amalia S 52
46 Rina Anggraeni S 77
47 Rismalia Dana P 75
48 Rizza Maulana 156
49 Sastriviana W 53
50 Sih Endarwati 82
51 Siti Khotijah 101
52 Solly Dwi M 16
53 Sri Widiasari 154
54 Suci Lestari Yuana 19
55 Sunartono 85
56 Whisnu Febry A 98
57 Widya Kumala Sari 9
58 Yofa Tri Yolanda 128
59 Yogi Istiarni P 136
60 Yogi Sidik P 95
61 Yosi Al Muzanni 102
62 Yulianti Utami 117
63 Zaenab Fitria P 57
64 Zulfadhli R 107
Seleksi tahap II (wawancara) akan kami selenggarakan dengan pembagian waktu berdasarkan nomor urut seperti daftar berikut (bukan nomor formulir):
no urut tanggal jam
1-6. 15 november 2008 9.00-10.00
7-12. 10.00-11.00
13-18. 11.00-12.00
19-24. 13.00-14.00
25-30. 14.00-15.00
31-36. 15.30-16.30
no urut tanggal jam
37-42. 16 november 2008 9.00-10.00
43-48. 10.00-11.00
49-54. 11.00-12.00
55-60. 13.00-14.00
61-64. 14.00-15.00
Tempat: Balairung (Gedung Pusat) UGM sayap utara. Himbauan: parkir di tempat parkir bagian timur gedung pusat.
Apabila berhalangan hadir pada jadwal wawancaranya, dapat mengganti pada jadwal lain yang tersedia dengan menghubungi CP kami (Angga 081335446828, telepon lebih dianjurkan)
Jazakumullahu khairan katsiran.
Salam hangat,
Panitia
curhatku
Hai? Besok pengumuman FLP Yogyakarta. Hebat kalau aku bisa masuk seleksi tahap I, kalau wening mah aku yakin bisa. La, aq???
Tapi aku,,, nggak jadi deh!
Kacau,,, ternyata sulit bergerak di kalangan gag seiman, rikuh mungkin. Tapi toletransi tetep ada, y gag?
Semoga...
Tapi aku,,, nggak jadi deh!
Kacau,,, ternyata sulit bergerak di kalangan gag seiman, rikuh mungkin. Tapi toletransi tetep ada, y gag?
Semoga...
cerpen lum jadi
Aq posting ini dengan sangat terpaksa. kecerobohan diriku menghilangkan naskah asli cerpen ini di kelas membuat aku khawatir bakal ada yang ngejiplak (walau gag bagus cerpennya, tp sapa tw?) karyaku.
Makanya tar lo ada yang ngaku buat ni cerpen,,, aq puny bukti dengan nge-posting ini cerpen ke blog aq. buat siapa aja yang nemuin naskah cerpen aq di ruang kimia... aq benci moving class.... jangan diapa-apain. dibuang ajah!!! biar gag da yg bca,, aman deh!
???
Semarang, 18 November 1995
Falisha kecil begitu riang, begitu hidup! Dia punya kegembiraan anak-anak. Dee, kau sudah menjadi temanku bertahun-tahun. Aku begitu senang membagi Falishaku denganmu, apalagi semenjak ayahnya pergi, kau tahu ia kesepian. Hanya aku yang di dekatnya. Dee, bagaimana menurutmu baju biru laut yang kujahitkan untuknya? Kurasa ia akan terlihat begitu manis mengenakannya. Dee, hari ini Falisha kecilku begitu bahagia. Ya, kami pergi jalan-jalan. Tak jauh memang, tapi Falisha begitu bergembira mengujungi pamannya yang tinggal di Semarang. Apalagi saat kami menatap laut lepas. Ada kedamaian di sana, di mata Falishaku! Kerjap matanya tak henti bergerak memandang langit dan laut yang seolah menyatu. Besok pagi, kami pulang ke Jogja. Ingin aku lebih lama di sini, tapi pekerjaan menunggu. Kami tak punya banyak waktu.
NB : hari ini Falisha memberimu sebuah ciuman manis. Semoga kau suka, Dee!
*****
Jogja, 20 Desember 1995
Falishaku malang. Diagnosa sementara selama rawat inap ternya salah. Ia bukan menderita pneumonia. Ia memang sempat menggigil hebat di hari pertama selama 15 menit tapi sesudah itu kondisinya membaik. Aku terkejut mendapati pendengarannya berkurang tajam. A seolah tak mendengarku. Di hanya diam dan terus menangis. Falishaku sekarang bukan Falisha yang dulu ceria. Seminggu lalu aku berkonsultasi dngan DSA ahli syaraf. Ia tak begitu banyak menerangkan dan menganjurkan agar Falisha mengikuti tes BERA (Brainstem Auditory Test). Dan hasilnya?
ABNORMAL, Kerusakan total endochlea berat.
Tak tampak gelombang V pada stimulasi 96 dB (severe deafness)
Aku tak paham dengan hasil tes itu. DSA ahli syaraf tempatku berkonsultasi mengatakan bahwa Falisha mengalami kerusakan pendengaran total 100% dan menyarankan dilakukan MRI untuk mengetahui kerusakan syarafnya. Aku tak bisa membayangkan kebingungan yang dalami Falisha. Seperti kau tahu, ia begitu lancer berceloteh dan bermain dengan peluitnya. Tapi, kini… tak ada lagi suara di dalam dirinya!
*****
Lagi. Pagi ini Ibu membawakan kotak makan siang hijau-biru milikku. Aku mengintip saat Ibu berbalik mengambil tempat minum yang terlupa. Aku melihat tanggal. Tahun ini aku masuk SD, begitu Ibu menerangkan padaku. Aku benci tak bisa mendengar suaranya. Terkadang aku ingin memukul-mukul sesuatu, tapi Ibu selalu mengampiriku dan memelukku. Aku tak tahu kenapa ia memelukku. Aku tak tahu kenapa juga matanya merah. Aku sudah lama mengenal merah. Bajuku merah. Bukuku merah. Dan aku punya sepeda dengan cat merah juga! Dan sekarang mata ibuku juga merah, tapi aku tidak suka!
*****
Teman. Mana temanku? Aku hanya duduk-diam-sendiri. Ibu gemuk berbaju merah (merah lagi) melihatku. Aku diam dan tetap duduk.
*****
Jogja, 1 Desember 2004
Hari ini aku ulang tahun, Zee! Ada sebentuk kado di atas meja belajarku. Pasti Ibu. Tentu saja, siapa lagi? Aku hanya tinggal dengan Ibu dan hanya punya teman Ibu. Zee, kau tahu dari dulu aku tak punya teman. TAK PUNYA TEMAN! Aku tuna rungu, kata Ibuku dalam bahasa isyarat. Hanya ibu yang mau repot-repot belajar bahasa isyarat untukku sejak benar-benar tak ada suara dalam diriku. Aku lupa kapan, tapi sepertiya sudah lama sekali suara-suara menghilang, menjauh dariku. Mereka pasti membenciku. BENCI SEKALI. Sampai-sampai mendekatpun enggan.
Zee, tadi pagi ada ulangan Biologi di kelas Pak Darwis. Pagi ini juga seorang temanku mendekat (tumben ada yang mau duduk denganku). Aku tak hafal nama-nama teman satu kelas, jadi aku melirik sampul buku catatan yang bertuliskan sebuah nama. Apa benar itu namanya? Kayyis? Entahlah! Dia tersenyum. Aku? Terpaksa harus tersenyum. Kurasa aku terlihat seperti alien atau apalah, karena sejak aku duduk dengan Kayyis banyak mata memandangku. Sebelumnya? Aku hanya seonggok tubuh tak bernyawa. Tahu kenapa? Karena aku tak punya suara. Biarlah…
Catcil : Zee, ibu memberiku sebuah novel baru. Aku belum membacanya, mungkin minggu depan aku akan menceritakannya untukmu. Selamat tidur, Zee!
*****
Jogja, 2 Desember 2004
“Si Kuping Robot”
“Si Kuping Robot”
“Si Kuping Robot”
Aku “Si Kuping Robot”. Temanku menuliskannya di selembar kertas yang ditaruh di atas mejaku. Kayyis marah dan mencari orang yang mengejekku. Kulihat ia begitu menakutkan saat marah. Tapi ia baik. Sementara aku? Aku mencoba menenangkan diri dan berpikir tak ada salahnya memakai alat bantu dengar di dalam kelas hingga aku dijuluki “Si Kuping Robot”. Meski kurasa memang tak ada gunanya aku memakai alat ini. Tapi aku hanya ingin melihat ibu senang. Tak ada buruknya, kan?
Catcil : Memang aku “Si Kuping Robot”. Jadi kenapa aku harus tersinggung?
*****
Sang guru komat-kamit. Itu menurutku. Tapi sepertinya banyak suara-suara tinggi yang ia keluarkan. Dari caranya bernafas yang tak beraturan dan membuatku mual, dia menjengkelkan! Dan BOROS! Seharusnya dia sadar, aku begitu menginginkan ada suara-suara lagi dalam diriku. Begitu banyak kata yang kutuliskan, tak satupun terucap. Semuanya tersusun dalam paragraph-paragraf yang tak bertuan. Ya, tak bertuan. Aku membiarkannya teronggok di buku-buku yang memenuhi laci bawah mejaku. Aku benci mengakui, aku tak bisa membiarkan orang lain mengetahui isinya.
Kayyis menuliskan sesuatu di kertasku. Sekarang, aku tak lagi menggunakan alat Bantu dengar lagi. Ibuku mengadu ke kepala sekolah atas insiden “Aku si Kuping Robot”. Kayyis memberi tahu Ibuku. San sekarang Kayyis temanku, begitu katanya. Punya teman seperti pudding dan es krim membasahi kerongkonganku. Aku tahu, punya teman enak. Dia pendiam, mungkin karena ia duduk denganku yang “terdiam” jadi ia pun pendiam.
Aku menatap coretan tinta biru di selembar kertas kecil. “Ada waktu minggu ini?”
Aku:
Kayyis menulis lagi:”Bagaimana?”
“Ada”, tulisku. “Ada sesuatu hal yang igin kutunjukkan padamu”, tulisnya lagi.
Aku:”?”
“Nanti!” Kayyis tersenyum. Aku suka senyumnya. Manis, seperti gulali yang mengocok perutku. Aku tak sabar lagi. Kupandangi Kayyis, tapi ia sudah kembali menekuni buku di depannya. Aku diam, kuras aku juga harus serius pelajaran kali ini. Satu minngu lagi ada ulangan. Aku tak mau ada yang mengalahkanku! Kata guruku, walau aku “diam” tapi nilai-nilaiku menunjukkan kalau aku tak sekedar diam. Semoga saja benar!
*****
Jiwaku patah,
Mencoba mereka puzzle pusaraku seorang diri
Sayap-sayap merendah
Menaungi redup sinar mata
Seolah dunia terendam dalam legam hitam
Aku terpejam…
Aku terkejut. Seseorang telah duduk di sebelahku. Harusnya aku menurut apa yang dipesanka Ibu. Jangan keluar sendiri tapa alasan yang jelas. Tapi aku butuh udara segar. Di tempat ini aku menapatkan semua yang kuinginkan. Harum pinus dan tanah basah membuatku merindukan ayah. Dalam bayanganku ayah adalah tanah. Tanah tempatku berpijak. Aku tak mengenalnya lama dan sudah berapa tahun yang lalu ia pergi. Kini aku dengan ibu, pohon pinusku! Ya, ia sepeti pohon yang menaungiku sekalipun aku hanya merepotkan dirinya.
Ya, ampun! Kenapa aku jadi ngelantur?
Gadis itu menggeser tubuhnya, mendekat padaku. Gawat! Ibu melarangku berkenalan dengan orang asing. Pasti sepertiya konyol, tapi laranga yang lebh tepat ditujukan untuk anak SD kelas 4 atau di bawahnya ni masih kupatuhi. Lebih mudah mengikuti sesuatu yang tak ingin kau lakukan.
Tapi, tunggu! Dia komat-kamit. Basa-basi perkenalan, mungkinkah? Aku kan tidak bisa mendengar!
Dia seolah menungguku. Tapi mulutku masih terkatup rapat. Dia? Tersenyum!
Hei, senyum itu seperti senyum gulali Kayyis. Aku mungkin bermimpi, tak ada yang mau berteman denganku kecuali Ibu dan Kayyis!
*****
Sore ini aku berjalan tergesa-gesa menuju taman. Wening menungguku. Ya, Wening adalah orang yang tempo hari aku temui di taman itu juga. Ups, aku lupa. Hari itu terlewat beberapa bulan yang lalu. Kami sekarang teman!
Bahagianya punya tiga teman. Satu di rumah, satu di sekolah, dan kini tambah satu lagi. Hore! Nyaris aku melompat, tapi melompat membuatku semaki ingin berteriak. Dan sayangnya aku akan kecewa karena nyatanya aku tak akan bisa berteriak.
Wening duduk di atas rumput yang menghampar seperti karpet hijau kami di rumah. Sweeter abu-abu dan jilbab putih, ciri khas yang melekat di ingatanku seperti permen karet yang tak mau lepas dan terus rekat. Tangannya menopang sebuah buku yang terbuka. Aku tak tahu apa yang ia baca. Barangkali novel? Dia begitu bersemangat ketika membaca novel. Ia menunjukkan sebuah nama yang aku belum pernah tahu sebelumnya. Jostein Gaarder, siapa dia? Aku baru membaca setengah dari bukunya yang berjudul “Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken”. Tak ada komentar.
Sebelumnya aku enggan membaca karya orang. Aku takut mngambl ide mereka. Aku suka menulis. Tapi yang lebih aku suka adalah merekam diriku dalam kata agar semua orang dapat mendengarku. Tapi semenjak sore itu, aku kerap dibawakan buku oleh Wening. Ingin tahu apa yang membuatku tertarik? Namanya! Namanya tercantum dalam silsilah keraton atau kesatria-kesatria Jawa. Layaknya nama “Wening” ditujukan untuk laki-laki, tapi nyatanya ia perempuan!
“Sudah lama?” tulisku dalam buku kecil yang kubawa.... bersambung
Makanya tar lo ada yang ngaku buat ni cerpen,,, aq puny bukti dengan nge-posting ini cerpen ke blog aq. buat siapa aja yang nemuin naskah cerpen aq di ruang kimia... aq benci moving class.... jangan diapa-apain. dibuang ajah!!! biar gag da yg bca,, aman deh!
???
Semarang, 18 November 1995
Falisha kecil begitu riang, begitu hidup! Dia punya kegembiraan anak-anak. Dee, kau sudah menjadi temanku bertahun-tahun. Aku begitu senang membagi Falishaku denganmu, apalagi semenjak ayahnya pergi, kau tahu ia kesepian. Hanya aku yang di dekatnya. Dee, bagaimana menurutmu baju biru laut yang kujahitkan untuknya? Kurasa ia akan terlihat begitu manis mengenakannya. Dee, hari ini Falisha kecilku begitu bahagia. Ya, kami pergi jalan-jalan. Tak jauh memang, tapi Falisha begitu bergembira mengujungi pamannya yang tinggal di Semarang. Apalagi saat kami menatap laut lepas. Ada kedamaian di sana, di mata Falishaku! Kerjap matanya tak henti bergerak memandang langit dan laut yang seolah menyatu. Besok pagi, kami pulang ke Jogja. Ingin aku lebih lama di sini, tapi pekerjaan menunggu. Kami tak punya banyak waktu.
NB : hari ini Falisha memberimu sebuah ciuman manis. Semoga kau suka, Dee!
*****
Jogja, 20 Desember 1995
Falishaku malang. Diagnosa sementara selama rawat inap ternya salah. Ia bukan menderita pneumonia. Ia memang sempat menggigil hebat di hari pertama selama 15 menit tapi sesudah itu kondisinya membaik. Aku terkejut mendapati pendengarannya berkurang tajam. A seolah tak mendengarku. Di hanya diam dan terus menangis. Falishaku sekarang bukan Falisha yang dulu ceria. Seminggu lalu aku berkonsultasi dngan DSA ahli syaraf. Ia tak begitu banyak menerangkan dan menganjurkan agar Falisha mengikuti tes BERA (Brainstem Auditory Test). Dan hasilnya?
ABNORMAL, Kerusakan total endochlea berat.
Tak tampak gelombang V pada stimulasi 96 dB (severe deafness)
Aku tak paham dengan hasil tes itu. DSA ahli syaraf tempatku berkonsultasi mengatakan bahwa Falisha mengalami kerusakan pendengaran total 100% dan menyarankan dilakukan MRI untuk mengetahui kerusakan syarafnya. Aku tak bisa membayangkan kebingungan yang dalami Falisha. Seperti kau tahu, ia begitu lancer berceloteh dan bermain dengan peluitnya. Tapi, kini… tak ada lagi suara di dalam dirinya!
*****
Lagi. Pagi ini Ibu membawakan kotak makan siang hijau-biru milikku. Aku mengintip saat Ibu berbalik mengambil tempat minum yang terlupa. Aku melihat tanggal. Tahun ini aku masuk SD, begitu Ibu menerangkan padaku. Aku benci tak bisa mendengar suaranya. Terkadang aku ingin memukul-mukul sesuatu, tapi Ibu selalu mengampiriku dan memelukku. Aku tak tahu kenapa ia memelukku. Aku tak tahu kenapa juga matanya merah. Aku sudah lama mengenal merah. Bajuku merah. Bukuku merah. Dan aku punya sepeda dengan cat merah juga! Dan sekarang mata ibuku juga merah, tapi aku tidak suka!
*****
Teman. Mana temanku? Aku hanya duduk-diam-sendiri. Ibu gemuk berbaju merah (merah lagi) melihatku. Aku diam dan tetap duduk.
*****
Jogja, 1 Desember 2004
Hari ini aku ulang tahun, Zee! Ada sebentuk kado di atas meja belajarku. Pasti Ibu. Tentu saja, siapa lagi? Aku hanya tinggal dengan Ibu dan hanya punya teman Ibu. Zee, kau tahu dari dulu aku tak punya teman. TAK PUNYA TEMAN! Aku tuna rungu, kata Ibuku dalam bahasa isyarat. Hanya ibu yang mau repot-repot belajar bahasa isyarat untukku sejak benar-benar tak ada suara dalam diriku. Aku lupa kapan, tapi sepertiya sudah lama sekali suara-suara menghilang, menjauh dariku. Mereka pasti membenciku. BENCI SEKALI. Sampai-sampai mendekatpun enggan.
Zee, tadi pagi ada ulangan Biologi di kelas Pak Darwis. Pagi ini juga seorang temanku mendekat (tumben ada yang mau duduk denganku). Aku tak hafal nama-nama teman satu kelas, jadi aku melirik sampul buku catatan yang bertuliskan sebuah nama. Apa benar itu namanya? Kayyis? Entahlah! Dia tersenyum. Aku? Terpaksa harus tersenyum. Kurasa aku terlihat seperti alien atau apalah, karena sejak aku duduk dengan Kayyis banyak mata memandangku. Sebelumnya? Aku hanya seonggok tubuh tak bernyawa. Tahu kenapa? Karena aku tak punya suara. Biarlah…
Catcil : Zee, ibu memberiku sebuah novel baru. Aku belum membacanya, mungkin minggu depan aku akan menceritakannya untukmu. Selamat tidur, Zee!
*****
Jogja, 2 Desember 2004
“Si Kuping Robot”
“Si Kuping Robot”
“Si Kuping Robot”
Aku “Si Kuping Robot”. Temanku menuliskannya di selembar kertas yang ditaruh di atas mejaku. Kayyis marah dan mencari orang yang mengejekku. Kulihat ia begitu menakutkan saat marah. Tapi ia baik. Sementara aku? Aku mencoba menenangkan diri dan berpikir tak ada salahnya memakai alat bantu dengar di dalam kelas hingga aku dijuluki “Si Kuping Robot”. Meski kurasa memang tak ada gunanya aku memakai alat ini. Tapi aku hanya ingin melihat ibu senang. Tak ada buruknya, kan?
Catcil : Memang aku “Si Kuping Robot”. Jadi kenapa aku harus tersinggung?
*****
Sang guru komat-kamit. Itu menurutku. Tapi sepertinya banyak suara-suara tinggi yang ia keluarkan. Dari caranya bernafas yang tak beraturan dan membuatku mual, dia menjengkelkan! Dan BOROS! Seharusnya dia sadar, aku begitu menginginkan ada suara-suara lagi dalam diriku. Begitu banyak kata yang kutuliskan, tak satupun terucap. Semuanya tersusun dalam paragraph-paragraf yang tak bertuan. Ya, tak bertuan. Aku membiarkannya teronggok di buku-buku yang memenuhi laci bawah mejaku. Aku benci mengakui, aku tak bisa membiarkan orang lain mengetahui isinya.
Kayyis menuliskan sesuatu di kertasku. Sekarang, aku tak lagi menggunakan alat Bantu dengar lagi. Ibuku mengadu ke kepala sekolah atas insiden “Aku si Kuping Robot”. Kayyis memberi tahu Ibuku. San sekarang Kayyis temanku, begitu katanya. Punya teman seperti pudding dan es krim membasahi kerongkonganku. Aku tahu, punya teman enak. Dia pendiam, mungkin karena ia duduk denganku yang “terdiam” jadi ia pun pendiam.
Aku menatap coretan tinta biru di selembar kertas kecil. “Ada waktu minggu ini?”
Aku:
Kayyis menulis lagi:”Bagaimana?”
“Ada”, tulisku. “Ada sesuatu hal yang igin kutunjukkan padamu”, tulisnya lagi.
Aku:”?”
“Nanti!” Kayyis tersenyum. Aku suka senyumnya. Manis, seperti gulali yang mengocok perutku. Aku tak sabar lagi. Kupandangi Kayyis, tapi ia sudah kembali menekuni buku di depannya. Aku diam, kuras aku juga harus serius pelajaran kali ini. Satu minngu lagi ada ulangan. Aku tak mau ada yang mengalahkanku! Kata guruku, walau aku “diam” tapi nilai-nilaiku menunjukkan kalau aku tak sekedar diam. Semoga saja benar!
*****
Jiwaku patah,
Mencoba mereka puzzle pusaraku seorang diri
Sayap-sayap merendah
Menaungi redup sinar mata
Seolah dunia terendam dalam legam hitam
Aku terpejam…
Aku terkejut. Seseorang telah duduk di sebelahku. Harusnya aku menurut apa yang dipesanka Ibu. Jangan keluar sendiri tapa alasan yang jelas. Tapi aku butuh udara segar. Di tempat ini aku menapatkan semua yang kuinginkan. Harum pinus dan tanah basah membuatku merindukan ayah. Dalam bayanganku ayah adalah tanah. Tanah tempatku berpijak. Aku tak mengenalnya lama dan sudah berapa tahun yang lalu ia pergi. Kini aku dengan ibu, pohon pinusku! Ya, ia sepeti pohon yang menaungiku sekalipun aku hanya merepotkan dirinya.
Ya, ampun! Kenapa aku jadi ngelantur?
Gadis itu menggeser tubuhnya, mendekat padaku. Gawat! Ibu melarangku berkenalan dengan orang asing. Pasti sepertiya konyol, tapi laranga yang lebh tepat ditujukan untuk anak SD kelas 4 atau di bawahnya ni masih kupatuhi. Lebih mudah mengikuti sesuatu yang tak ingin kau lakukan.
Tapi, tunggu! Dia komat-kamit. Basa-basi perkenalan, mungkinkah? Aku kan tidak bisa mendengar!
Dia seolah menungguku. Tapi mulutku masih terkatup rapat. Dia? Tersenyum!
Hei, senyum itu seperti senyum gulali Kayyis. Aku mungkin bermimpi, tak ada yang mau berteman denganku kecuali Ibu dan Kayyis!
*****
Sore ini aku berjalan tergesa-gesa menuju taman. Wening menungguku. Ya, Wening adalah orang yang tempo hari aku temui di taman itu juga. Ups, aku lupa. Hari itu terlewat beberapa bulan yang lalu. Kami sekarang teman!
Bahagianya punya tiga teman. Satu di rumah, satu di sekolah, dan kini tambah satu lagi. Hore! Nyaris aku melompat, tapi melompat membuatku semaki ingin berteriak. Dan sayangnya aku akan kecewa karena nyatanya aku tak akan bisa berteriak.
Wening duduk di atas rumput yang menghampar seperti karpet hijau kami di rumah. Sweeter abu-abu dan jilbab putih, ciri khas yang melekat di ingatanku seperti permen karet yang tak mau lepas dan terus rekat. Tangannya menopang sebuah buku yang terbuka. Aku tak tahu apa yang ia baca. Barangkali novel? Dia begitu bersemangat ketika membaca novel. Ia menunjukkan sebuah nama yang aku belum pernah tahu sebelumnya. Jostein Gaarder, siapa dia? Aku baru membaca setengah dari bukunya yang berjudul “Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken”. Tak ada komentar.
Sebelumnya aku enggan membaca karya orang. Aku takut mngambl ide mereka. Aku suka menulis. Tapi yang lebih aku suka adalah merekam diriku dalam kata agar semua orang dapat mendengarku. Tapi semenjak sore itu, aku kerap dibawakan buku oleh Wening. Ingin tahu apa yang membuatku tertarik? Namanya! Namanya tercantum dalam silsilah keraton atau kesatria-kesatria Jawa. Layaknya nama “Wening” ditujukan untuk laki-laki, tapi nyatanya ia perempuan!
“Sudah lama?” tulisku dalam buku kecil yang kubawa.... bersambung
FLP-Esai Motivasi
Filosofi Nama dan Sebuah Cita-Cita
Ratna Amalia Solikhah
Filosofi Nama
Apalah arti sebuah nama? Itu yang sering terlontar dari mulut orang-orang yang ‘membeo’ ucapan seorang penyair yang begitu dipuja. Tapi nama bagi orang Jawa adalah doa! Tapi tentunya tidak hanya orang Jawa yang mempunyai persepsi demikian. Nama adalah doa, memang benar!
Tepat 1 Desember 17 tahun silam aku lahir. Hanya bayi biasa dan tentu belum punya nama. Nama yang sekarang tersemat padaku bukanlah nama pemberian orang tua, melainkan pemberian paman. Ratna Amalia Solikhah, itu namaku. Ratna artinya bunga, sementara Amalia Solikhah merupakan satu frasa yang tak bisa berdiri sendiri. Panjang untuk menjelaskan arti namaku, tapi arti namaku secara sempit adalah “bunga dari amal baik”. Dan itulah yang ingin kuwujudkan sekarang ini, dengan bergabung dalam FLP tentunya.
Aku punya jemari yang melekat pada dua tangan dan dua kaki, telinga, mata, mulut, dan bagusnya aku hidup! Aku hidup tentu bukan kebetulan, tapi takdir Tuhan! Alllah berfirman dalam kalam-Nya “… dan Aku (Tuhan) telah mengeluarkanmu dari perut ibumu dalam keadaan tak mengetahui suatu apa pun,…” aku terlahir sebagai manusia terpilih, begitulah menurutku. Karena kita di dunia, sejatinya dilahirkan untuk menjadi khalifah di bumi dengan segala ilmu dan amalnya
Nama dan Sebuah Asa
Menulis bukan hal baru bagiku. Tapi ‘mengemas’ tulisan adalah hal yang baru saja aku tekuni satu tahun ini. Hanya sebuah kebetulan aku jatuh cinta pada dunia tulis-menulis. Sebenarnya sudah lama aku ingin menulis. Tapi sayang, baru sekedar ‘ingin’. Pertama kali menulis tak terbayangkan aku akan membuahkan sebuah esai yang pada awalnya ragu untuk kutulis. Hanya satu yang mendorongku untuk menulis saat itu. Aku cuma ingin menyenangkan hati guru dan teman-teman, itu saja! Menulis esai membuatku sadar, betapa berharganya ilmu yang kita punya untuk orang lain. Dari menulis setidaknya kita bisa menularkan sedikit yang kita tahu pada orang-orang terdekat. Dan dari menulis kita tahu siapa diri kita, bagaimana kita menginterpretasikan suatu masalah. Dan dengan menulis maka doa yang terkandung dalam namaku akan terwujud, itu yang terpenting bagiku!
Menulis menurut seorang pemula sepertiku adalah memberikan sebuah wacana, mengangkat alam ide, dan menyalurkan jutaan kata yang tak akan habis berhenti melintas di kepalaku. Ide-ide itu ibarat penumpang kereta api yang menunggu untuk turun di sebuah stasiun. Dan stasiun yang paling disukai penumpang kereta apiku adalah lautan tinta di atas putih kertas. Mereka tahu bagaimana mereka harus berbaris membentuk kalimat, meski terkadang banyak orang yang tak paham maksud mereka. Mereka juga adalah ‘bunga’ dari pemikiran yang muncul setelah ‘memahami ilmu’ dan ingin ‘mengamalkannya’ dengan cara memberi tahu orang banyak. Inilah hubungan abstrak antara namaku dengan cita-citaku yang aku yakin akan terwujud!
Jemari di atas karpet putih
Menari tak ubahnya flamingo yang menari
Dia berjingkat,
tapi juga berputar
Sebentar diam
lalu lari mengejar kunang-kunang,
pelita yang meneranginya saat ia menari
Jemari dalam tumpahan tinta
Tak pernah lelah
Meski lebur kala hari
Merajut senja bersulam emas
Sekalipun redup kala hari
Melukis pualam langit bertinta perak
Bercerita tentang dunia…
Penghujung Oktober 2008
Lalu mengapa harus FLP? Sejak kecil aku hanya tahu FLP itu ada. Lalu? FLP adalah kumpulan penulis, itu saja! Tapi kini aku punya pandangan sendiri mengenai FLP. FLP adalah wadah yang diidam-idamkan mereka yang benar-benar tertarik untuk terjun dalam dakwah kepenulisan. Kita mengenal sejumlah nama besar dengan karya-karya best seller-nya dalam asuhan FLP. Wadah yang menjanjikan untuk mengasah bakat dan keterampilan para pemula ataupun yang sudah hebat sekalipun. Yang jelas karya-karya insan-insan FLP bisa menggugah hati masyarakat luas. Dan mungkin saja kemunculan FLP ini dikatakan sebagai revolusi kepenulisan yang akan membawa manfaat bagi bangsa kita. Tak sekedar di bidang tulis-menulis tapi juga sosbud atau bahkan politik! Semuanya mungkin terjadi jika kita menggiatkan dakwah kepenulisan untuk kemsalahatan. Jadi, tunggu apa lagi? Gapailah takwa dengan tinta!
Ratna Amalia Solikhah
Filosofi Nama
Apalah arti sebuah nama? Itu yang sering terlontar dari mulut orang-orang yang ‘membeo’ ucapan seorang penyair yang begitu dipuja. Tapi nama bagi orang Jawa adalah doa! Tapi tentunya tidak hanya orang Jawa yang mempunyai persepsi demikian. Nama adalah doa, memang benar!
Tepat 1 Desember 17 tahun silam aku lahir. Hanya bayi biasa dan tentu belum punya nama. Nama yang sekarang tersemat padaku bukanlah nama pemberian orang tua, melainkan pemberian paman. Ratna Amalia Solikhah, itu namaku. Ratna artinya bunga, sementara Amalia Solikhah merupakan satu frasa yang tak bisa berdiri sendiri. Panjang untuk menjelaskan arti namaku, tapi arti namaku secara sempit adalah “bunga dari amal baik”. Dan itulah yang ingin kuwujudkan sekarang ini, dengan bergabung dalam FLP tentunya.
Aku punya jemari yang melekat pada dua tangan dan dua kaki, telinga, mata, mulut, dan bagusnya aku hidup! Aku hidup tentu bukan kebetulan, tapi takdir Tuhan! Alllah berfirman dalam kalam-Nya “… dan Aku (Tuhan) telah mengeluarkanmu dari perut ibumu dalam keadaan tak mengetahui suatu apa pun,…” aku terlahir sebagai manusia terpilih, begitulah menurutku. Karena kita di dunia, sejatinya dilahirkan untuk menjadi khalifah di bumi dengan segala ilmu dan amalnya
Nama dan Sebuah Asa
Menulis bukan hal baru bagiku. Tapi ‘mengemas’ tulisan adalah hal yang baru saja aku tekuni satu tahun ini. Hanya sebuah kebetulan aku jatuh cinta pada dunia tulis-menulis. Sebenarnya sudah lama aku ingin menulis. Tapi sayang, baru sekedar ‘ingin’. Pertama kali menulis tak terbayangkan aku akan membuahkan sebuah esai yang pada awalnya ragu untuk kutulis. Hanya satu yang mendorongku untuk menulis saat itu. Aku cuma ingin menyenangkan hati guru dan teman-teman, itu saja! Menulis esai membuatku sadar, betapa berharganya ilmu yang kita punya untuk orang lain. Dari menulis setidaknya kita bisa menularkan sedikit yang kita tahu pada orang-orang terdekat. Dan dari menulis kita tahu siapa diri kita, bagaimana kita menginterpretasikan suatu masalah. Dan dengan menulis maka doa yang terkandung dalam namaku akan terwujud, itu yang terpenting bagiku!
Menulis menurut seorang pemula sepertiku adalah memberikan sebuah wacana, mengangkat alam ide, dan menyalurkan jutaan kata yang tak akan habis berhenti melintas di kepalaku. Ide-ide itu ibarat penumpang kereta api yang menunggu untuk turun di sebuah stasiun. Dan stasiun yang paling disukai penumpang kereta apiku adalah lautan tinta di atas putih kertas. Mereka tahu bagaimana mereka harus berbaris membentuk kalimat, meski terkadang banyak orang yang tak paham maksud mereka. Mereka juga adalah ‘bunga’ dari pemikiran yang muncul setelah ‘memahami ilmu’ dan ingin ‘mengamalkannya’ dengan cara memberi tahu orang banyak. Inilah hubungan abstrak antara namaku dengan cita-citaku yang aku yakin akan terwujud!
Jemari di atas karpet putih
Menari tak ubahnya flamingo yang menari
Dia berjingkat,
tapi juga berputar
Sebentar diam
lalu lari mengejar kunang-kunang,
pelita yang meneranginya saat ia menari
Jemari dalam tumpahan tinta
Tak pernah lelah
Meski lebur kala hari
Merajut senja bersulam emas
Sekalipun redup kala hari
Melukis pualam langit bertinta perak
Bercerita tentang dunia…
Penghujung Oktober 2008
Lalu mengapa harus FLP? Sejak kecil aku hanya tahu FLP itu ada. Lalu? FLP adalah kumpulan penulis, itu saja! Tapi kini aku punya pandangan sendiri mengenai FLP. FLP adalah wadah yang diidam-idamkan mereka yang benar-benar tertarik untuk terjun dalam dakwah kepenulisan. Kita mengenal sejumlah nama besar dengan karya-karya best seller-nya dalam asuhan FLP. Wadah yang menjanjikan untuk mengasah bakat dan keterampilan para pemula ataupun yang sudah hebat sekalipun. Yang jelas karya-karya insan-insan FLP bisa menggugah hati masyarakat luas. Dan mungkin saja kemunculan FLP ini dikatakan sebagai revolusi kepenulisan yang akan membawa manfaat bagi bangsa kita. Tak sekedar di bidang tulis-menulis tapi juga sosbud atau bahkan politik! Semuanya mungkin terjadi jika kita menggiatkan dakwah kepenulisan untuk kemsalahatan. Jadi, tunggu apa lagi? Gapailah takwa dengan tinta!
Yapz
10 Misteri Terpopuler di Dunia
1. The Taos Hum
Masyarakat dan pengunjung di Sebuah kota kecil di New Mexico, Taos, selama bertahun-tahun merasakan gangguan dan keheranan dari suara dengungan frekwensi rendah di udara padang pasir. Janggalnya hanya 2% dari penduduk Taos yang melaporkan hal ini. Beberapa percaya ini disebabkan oleh akustik yang tidak biasa, beberapa orang mencuriga adanya histeria masal dari sesuatu yang rahasia dan mengerikan. Belum ada satupun manusia yang dapat menemukan sumber dengungan tersebut..
taos tum adalah aliran suara berfrekuensi rendah yang terdengar di berbagai belahan dunia… terutama di wilayah sekitar USA, UK, dan Eropa Utara….
Taos Hum pada umumnya hanya terdengar di wilayah2 yang sangat sunyi…. suara yg terdengar mirip dengan suara dengungan mesin mobil dari jarak jauh…
ilmuan menyatakan bahwa suara tersebut tidak dapat terdeteksi oleh microphone dan antena VLF…. akibatny ilmuan tdk dapat mengetahui darimana suara tsb tbrasal dan bgaimana suara tsb tercipta….
brikut ini gambar dari gelombang taos tum yg sempat didapat oleh para ilmuan:
selain gambar, berikut ini file suara2 Taos Hum yg sempat direkam oleh para ilmuan…. tetapi sbelonna, cuba baca dolo dampak suarana di bawah ini :
Berdasarkan hasil riset dan interview dengan korban, seorang ilmuan berkata :
“Taos Hum bukanlah sekedar gelombang suara yg menganggu, itu adalah sebuah gelombang suara yg dapat mengakibatkan trauma pada tubuh dan mental… dalam kebiasaan, dapat merusak tubuh dan mental….
gangguan yg terjadi pada:
mental = emosi tidak stabil, stress, kegilaan hingga harus di isolasi (pake pngaman tngan yg bntuk baju itu2h….)….
fisik = sakit kepala, pusing brkelanjutan, mual2, hidung berdarah, tekanan tinggi pada telinga yg mengakibatkan rasa sakit luar biasa berkelanjutan….
Para ilmuan yg telah mencoba mengalisa kondisi korban mnyatakan bahwa tidak ada kerusakan saraf dan jaringan akibat Taos Hum… Artina… ilmuan gak bs nemuin penyembuh dari tu Taos Hum karena derita yg terjadi tdk brasal dr kerusakan dalam tubuh yg dapat d cegah….
Ilmuan memprediksi klo pnyebabna adalah glombang suara tsb mngacaukan (nda ngrusak) sistm saraf otak dan tubuh shingga impuls2 yg berjalan jadi kacau.. itu yg bkin orang gak bs kontrol tubuh dan kondisi mentalna… astu2na cara cm hentiin sumber bunyina…. tpi sumbrn ja lon tau….
2.Bigfoot
Selama beberapa dekade, raksasa berbulu, monster seperti manusia bernama Bigfoot banyak dilaporkan keberadaannya di Amerika. Meskipun ribuan Bigfoot harus eksis untuk mencari makan, tidak satupun tubuhnya diketemukan. Bangkai atau mayat mereka yang berasal dari pemburuan, tabrakan atau meninggal secara alami, juga belum pernah diketemukan. Beberapa foto jejak kaki raksasa mereka banyak di beritakan. Misteri ini belum terpecahkan sampai saat ini. Berikut adalah contoh foto dari bigfoot:
Foto ini diambil oleh pria bernama Rick Jabcob. Foto Rick Jacob masih menjadi perdebatan sengit karena kembali memunculkan isu bahwa Big Foot benar-benar ada. Rick Jacobs mengatakan bahwa ia mendapatkan foto tersebut dari sebuah kamera pemburu otomatis yang ia letakkan di sebuah pohon ditaman nasional Allegheny, sekitar 115 mil sebelah utara Pittsburg, kamera ini biasa digunakan untuk mendokumentasikan rusa.
Kami tidak mengetahui secara pasti apa yang ada difoto tersebut ujar Jacobs yang menyatakan bahwa foto direkam pada 16 September 2007. Kami sudah berburu beberapa tahun dan tidak pernah mendapatkan hal yang seperti ini.
Jacobs pun menghubungi sebuah oragnisasi pusat riset big foot dan melaporkan hasil temuan tentang legenda kaki besar ini yang dipercaya sebagian masyarakat tinggal disebagian Amerika Serikat dan Kanada.
Itu adalah binatang primata. Opini saya itu bisa jadi sebuah penjelasan yang menjelaskan bahwa itu seekor Kera seperti keterangan Paul Majeta dari bigfoot group.
Bagaimanapun juga Komisi Taman Pennsylvania menyatakan opini yang lebih konvensional. Jerry Feaser seorang petugas ditaman konservasi ini menyatakan bahwa selalu memasang perangkap beruang dan sering melihat binatang yang seperti yang ada pada foto.
Tidak ada pertanyaan lagi, itu adalah sebuah beruang dengan beberapa kasus pada kesehatannya saja tambah Feaser pada The Bradford Era.
3.Instuisi
Kita dapat mengatakan ini sebagai “indera ke-enam”, perasaan, atau hal lain. Kadang kita merasakan adanya intuisi dari waktu kewaktu. Tentu saja banyak dari “perasaan” itu yg salah, tapi hal itu kadang terasa benar. Ilmuwan dan psikolog mencatat bahwa manusia membawa informasi bawah sadar tentang kehidupan di sekeliling kita, yang membawa kita merasa tahu sesuatu tapi kita tidak mengetahui kondisi atau kejadian yang sebenarnya, atau mengapa kita tahu itu. Intuisi amat sulit untuk dibuktikan dan dipelajari, dan psikologi adalah satu-satunya ilmu pengetahuan yang dapat menjawabnya.
Indra ke-enam masih belum punya definisi baku dalam ranah ilmu pengetahuan. Sebutan Indra ke-enam digunakan untuk membedakannya dengan kelima indra lain yang sudah kita kenal.
Para pakar masih mencoba memahami bagaimana bekerjanya indra ke-enam ini, atau mungkin lebih tepat lagi, sedang berusaha membuktikan apakah indra ke-enam benar-benar ada. Karena banyak sekali klaim indra ke-enam yang gugur ketika dilakukan uji statistik.
Bidang ilmu yang mengaji fenomena indra ke-enam ini disebut para-psikologi, dan sejauh yang saya tahu sampai saat ini masih melulu berada pada tahap observasi, sama sekali belum sampai pada perumusan atau pengembangan teknik-teknik untuk membangkitkan indra ke-enam.
Istilah ilmiah yang dipakai untuk indra ke-enam adalah extra sensory perception (ESP), yang terjemahan bebasnya kira-kira kemampuan untuk menerima informasi tanpa melalui indra (yang lima).
Memang ada beberapa teori yang coba menjelaskan fenomena indra ke-enam, salah satunya adalah proses informasi bawah sadar seperti yang disebut Mas Dasaman di atas. Tapi, belum ada yang baku.
4.Hilangnya Orang Secara Misterius
Manusia hilang untuk berbagai alasan. Kebanyakan melarikan diri atau terbunuh, tapi beberapa dapat diketemukan. Tapi tidak dengan hilangnya manusia secara misterius mulai dari para kru Marie Celeste sampai ke Jimmy Hoffa, Amelia Earhart, dan Natalee Holloway, beberapa orang menghilang tanpa jejak. Dan pencarian mereka sampai sekarang masih belum mendapatkan hasil. Salah satu tempat yang sering terjadi hilangnya seorang adalah segitiga bermuda.
Salah satu kisahnya adalah hilangnya pesawat transpor C-119 Flying Boxcar pada 7 Juni 1965. Pesawat tambun mesin ganda milik AU AS bermuatan kargo ini, hari itu pukul 7.47 lepas landas dari Lanud Homestead. Pesawat dengan 10 awak ini terbang menuju Lapangan Terbang Grand Turk, Bahama, dan diharapkan mendarat pukul 11.23.
Pesawat ini sebenarnya hampir menuntaskan perjalanannya. Hal ini diketahui dari kontak radio yang masih terdengar hingga pukul 11. Sesungguhnya memang tak ada yang mencurigakan. Kerusakan teknis juga tak pernah dilaporkan. Tetapi Boxcar tak pernah sampai tujuan.
“Dalam kontak radio terakhir tak ada indikasi apa-apa bahwa pesawat tengah mengalami masalah. Namun setelah itu kami kehilangan jejaknya,” begitu ungkap juru bicara Penyelamat Pantai Miami. “Besar kemungkinan pesawat mengalami masalah kendali arah (steering trouble) hingga nyasar ke lain arah,” tambahnya.
Seketika itu pula tim SAR terbang menyapu wilayah seluas 100.000 mil persegi yang diduga menjadi tempat kandasnya C-119. Namun hasilnya benar-benar nihil. Sama seperti hilangnya pesawat-pesawat lainnya di wilayah ini, tak satu pun serpihan pesawat atau tubuh manusia ditemukan.
“Benar-benar aneh. Sebuah pesawat terbang ke arah selatan Bahama dan hilang begitu saja tanpa jejak,” demikian komentar seorang veteran penerbang Perang Dunia II.
Seseorang dari Tim SAR mengatakan, kemungkinan pesawat jatuh di antara Pulau Crooked dan Grand Turk. Bisa karena masalah struktur, ledakan, atau kerusakan mesin. Kalau memang pesawat meledak, kontak radio memang pasti tak akan pernah terjadi, tetapi seharusnya kami bisa menemukan serpihan pecahannya. Begitu pula jika pesawat mengalami kerusakan, mestinya sang pilot bisa melakukan ditching (pendaratan darurat di atas air). Pasalnya, cuaca saat itu dalam keadaan baik. Dalam arti langit cerah, ombak hanya sekitar satu meter, dan angin hanya 15 knot.
Analisis selanjutnya memang mengembang kemana-mana. Namun tetap tidak menghasilkan apa-apa. Kasus C-119 Flying Boxcar pun terpendam begitu saja, sampai akhirnya pada tahun 1973 terbit artikel dari International UFO Bureau yang mengingatkan kembali sejumlah orang pada kasus ajaib tersebut.
Dalam artikel ini dimuat kesaksian astronot Gemini IV, James McDivitt dan Edward H. White II, yang justru membuat runyam masalah. Rupanya pada saat-saat di sekitar raibnya C-119, dia kebetulan tengah mengamati wilayah di sekitar Karibia. Gemini kebetulan memang sedang mengawang-awang di sana. Menurut catatan NASA, pada 3 sampai 7 Juni 1965 keduanya tengah melakukan eksperimen jalan-jalan ke luar kapsul Gemini dengan perlengkapan yang dirahasiakan.
Menurut Divitt, dia melihat sebuah pesawat tak dikenal (UFO) dengan semacam lengan mekanik kedapatan sedang meluncur di atas Karibia. Beberapa menit kemudian Ed White pun menyaksikan obyek lainnya yang serupa. Sejak itulah lalu merebak isu, C-119 diculik UFO. Para ilmuwan pun segera tertarik menguji kesaksian ini. Tak mau percaya begitu saja, mereka mengkonfirmasi obyek yang dilihat kedua astronot dengan satelit-satelit yang ada disekitar Gemini IV. Boleh jadi ‘kan yang mereka salah lihat ? Maklum saat itu (hingga kini pun), banyak pihak masih menilai sektis terhadap kehadiran UFO.
Ketika itu kepada kedua astronot disodori gambar Pegasus 2, satelit raksasa yang memang memiliki antene mirip lengan sepanjang 32 meter dan sejumlah sampah satelit yang ada di sekitar itu. Namun baik dari bentuk dan jarak, mereka menyanggah jika telah salah lihat.
“Sekali lagi saya tegaskan, dengan menyebut UFO ‘kan tak berarti saya menunjuk pesawat ruang angkasa dari planet lain. Pengertian UFO sangat universal. Bahwa jika saya melihat pesawat yang menurut penilaian saya tak saya kenal, tidakkah layak jika saya menyebutnya sebagai UFO?” sergah Divitt.
Begitulah kasus C-119 Flying Boxcar yang tak pernah terpecahkan hingga kini. Diantara kapal atau pesawat yang raib di wilayah Segitiga Bermuda kisahnya memang senantiasa sama. Terjadi ketika cuaca sedang baik, tak ada masalah teknis, kontak radio berjalan biasa, tetapi si pelintas tiba-tiba menghilang begitu saja. Tanpa meninggalkan jejak sama sekali.
Banyak teori kemudian dihubung-hubungkan dengan segala kejadian di sana. Ada yang menyebut teori pelengkungan waktu, medan gravitasi terbalik, abrasi atmosfer, dan ada juga teori anomali magnetik-gravitasi. Selain itu ada juga yang mengaitkannya dengan fenomena gampa laut, serangan gelombang tidal, hingga lubang hitam (black-hole) yang hanya terjadi di angkasa luar sana. Aneh-aneh memang analisanya, namun tetap saja tak ada satu pun yang bisa menjelaskannya.
5.Hantu
Sejak dulu banyak diantara kita yang takut dengan ini, penampakan mereka bahkan sampai pada kepercayaan adanya mereka masih menjadi tanda tanya. Adakah hantu di sekitar kita? Bisakah mereka dibuktikan secara ilmiah? Setiap negara memiliki budaya berbeda dengan negara lain tentu memiliki kisah hantu yang berbeda. Contohnya hantu vampire, dracula, warewolf di Amerika tidak ada di Indonesia yang sebaliknya memiliki Kuntilanak, Gendoruwo, wewe gombel dan lain-lain. Hantu merupakan misteri yang masih menjadi bagian hidup kita. Diharapkan suatu hari nanti ada penyelidik hantu yang dapat membuktikan bahwa yang mati dapat berkomunikasi dengan yang hidup dan menjawab misteri ini.
6.De Javu
Déjà vu adalah sebuah frasa Perancis dan artinya secara harafiah adalah “pernah lihat”. Maksudnya mengalami sesuatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya. Fenomena ini juga disebut dengan istilah paramnesia dari bahasa Yunani para yang artinya adalah “sejajar” dan mnimi “ingatan”.
Menurut para pakar, setidaknya 70% penduduk bumi pernah mengalami fenomena ini.
Hampir semua dari kita pernah mengalami apa yang dinamakan deja vu: sebuah perasaan aneh yang mengatakan bahwa peristiwa baru yang sedang kita rasakan sebenarnya pernah kita alami jauh sebelumnya. Peristiwa ini bisa berupa sebuah tempat baru yang sedang dikunjungi, percakapan yang sedang dilakukan, atau sebuah acara TV yang sedang ditonton. Lebih anehnya lagi, kita juga seringkali tidak mampu untuk dapat benar-benar mengingat kapan dan bagaimana pengalaman sebelumnya itu terjadi secara rinci. Yang kita tahu hanyalah adanya sensasi misterius yang membuat kita tidak merasa asing dengan peristiwa baru itu.
Keanehan fenomena deja vu ini kemudian melahirkan beberapa teori metafisis yang mencoba menjelaskan sebab musababnya. Salah satunya adalah teori yang mengatakan bahwa deja vu sebenarnya berasal dari kejadian serupa yang pernah dialami oleh jiwa kita dalam salah satu kehidupan reinkarnasi sebelumnya di masa lampau. Bagaimana penjelasan ilmu psikologi sendiri?
Pada awalnya, beberapa ilmuwan beranggapan bahwa deja vu terjadi ketika sensasi optik yang diterima oleh sebelah mata sampai ke otak (dan dipersepsikan) lebih dulu daripada sensasi yang sama yang diterima oleh sebelah mata yang lain, sehingga menimbulkan perasaan familiar pada sesuatu yang sebenarnya baru pertama kali dilihat. Teori yang dikenal dengan nama “optical pathway delay” ini dipatahkan ketika pada bulan Desember tahun lalu ditemukan bahwa orang butapun bisa mengalami deja vu melalui indra penciuman, pendengaran, dan perabaannya.
Selain itu, sebelumnya Chris Moulin dari University of Leeds, Inggris, telah menemukan pula penderita deja vu kronis: orang-orang yang sering dapat menjelaskan secara rinci peristiwa-peristiwa yang tidak pernah terjadi. Mereka merasa tidak perlu menonton TV karena merasa telah menonton acara TV tersebut sebelumnya (padahal belum), dan mereka bahkan merasa tidak perlu pergi ke dokter untuk mengobati ‘penyakit’nya karena mereka merasa sudah pergi ke dokter dan dapat menceritakan hal-hal rinci selama kunjungannya! Alih-alih kesalahan persepsi atau delusi, para peneliti mulai melihat sebab musabab deja vu ke dalam otak dan ingatan kita.
7. UFO (Unidentified Flying Objects)
“Do we really alone ini this universe?”
Nah, percayakah Anda pada alien atau makhluk asing? Banyak sumber yang mengatakan bahwa makhluk asing itu benar-benar ada. Ada yang mengaku bahwa mereka pernah melihat UFO (Unidentified Flying Object), bahkan banyak yang terdokumentasikan, entah itu rekayasa atau asli. Ada juga yang mengatakan bahwa dirinya pernah diculik oleh alien. Bahkan konon katanya, dengar-dengar dari kabar IFO (Identified Flying Object alias burung), AS kini sedang mengadakan penelitian sangat rahasia atas tubuh makhluk asing temuannya. Banyak juga film yang menghadirkan kisah-kisah si alien ini. Diawali dengan ET (setahu saya), lalu film-film seperti Alien, Alien Resurrection, Independence Day, Predator, dll.
Selain itu, ilmuwan pun juga sering menggoda pikiran dengan teori-teori yang diungkapkannya, meskipun itu adalah fakta. Ruang angkasa di sana begitu luas koq, dimensi fisis yang berupa panjang, lebar, dan tinggi tidak ada, yang ada hanya dimensi fisis berupa waktu. Dengan kata lain ruang angkasa ngga ada batasannya, jadi apa iya kalau di ruang tak berbatas itu tidak ada planet yang mungkin juga sedang didiami oleh sekumpulan makhluk. Apalagi dikatakan bahwa ada beberapa galaksi di ruang angkasa. Belum lagi fakta adanya lubang di ruang angkasa yang disebut Black Hole, yang katanya menyedot benda-benda angkasa yang ada di dekatnya, katanya Bumi juga. Kalau sudah masuk Black Hole, terus mau ke mana, jangan-jangan ke alam lain. Jangan-jangan Black Hole adalah lorong penghubung alam yang satu dengan yang lain.
Banyak yang masih menjadi misteri di luaran sana, yang belum dapat dijangkau oleh akal dan ilmu pengetahuan.
8. Kehidupan Sesudah Kematian dan Pengalaman Mendekati Kematian
Orang yang pernah sekarat, koma atau hampir mati kadang melaporkan pengalamannya seperti masuk kedalam terowongan, melihat cahaya, bersatu kembali dengan mereka yang sudah mati, atau merasakan suasanya yang damai, tenteram dan lain sebagainya.Tapi anehnya belum ada cerita yang sama persis satu dengan lainnya. Orang-orang skeptis merasa bahwa pengalaman ini diakibatkan oleh halusinasi dari kondisi traumatik pada otak manusia. Sampai saat ini belum ada yang dapat menjelaskannya dengan baik dan ilmiah.
Ada sebuah kisah yang menceritakan kehidupan seorang yang hampir mendekati kematian. “Saat itu, saya melihat sebuah cahaya putih yang terang. Cahaya itu mendekati saya dan tiba-tiba saya terbangung”. Itu adalah cerita seorang yang nyaris meninggal.
9. Kekuatan Supranatural dan ESP (Extra-Sensory Perception)
Paranormal ada dimana-mana di seluruh dunia, di Indonesia dapat dirasakan kehadiran mereka diterima secara alami dan dianggap lumrah. Kemampuan psikis dan ESP adalah bagian dari misteri dunia yang belum terpecahkan. Pembuktiannya terkadang terlalu dibuat-buat mengacu pada kepercayaan manusia terhadap kekuatan yang lebih besar di dunia ini. Ilmu pengetahuan belum dapat memecahkan hal ini dengan jelas, tapi eksistensinya juga tidak dapat dibantah oleh kita. Terutama untuk kita orang Indonesia yang amat religius dan masih membawa budaya timur yang penuh dengan misteri.
Salah satu kekuatan supranatural yang terkenal adalah Mukjizat. Mukjizat adalah suatu kejadian luar biasa, terkadang menyalahi aturan-aturan dunia fisik dan sulit dijelaskan dengan logika, yang biasanya dialamatkan sebagai campur tangan Tuhan.
Sudut Pandang Islam:
Mukjizat merupakan kejadian/kelebihan di luar akal manusia yang tidak dimiliki oleh siapapun, karena mukjizat hanya dimilki oleh para Rasul yang diberikan oleh Allah SWT kepada para rasulNya. Sedangkan apabila ada seseorang yang memilki sesuatu yang luar bisa itu tidak bisa dikatakan sebagai mukjizat melainkan karomah. Mukjizat biasanya berisi tentang tantangan terhadap apa-apa yang sedang menjadi trend pada zaman atau saat diturunkannya mukjizat tersebut. Misalnya pada zaman Nabi Musa AS, trend yang sedang terjadi adalah ilmu sihir maka dengan mukjizat tongkat Nabi Musa AS bisa berubah menjadi ular dan mengalahkan ilmu sihir orang lain yang ada disekitarnya. Juga pada zaman Nabi Isa AS, trend yang sedang berkembang adalah ilmu kedokteran dan pengobatan, maka pada saat itu mukjizat Nabi Isa AS adalah bisa menghidupkan orang yang sudah meninggal yang merupakan puncak dari ilmu pengobatan. Demikian juga pada zaman Nabi Muhammad SAW, trend yang sedang berkembang adalah ilmu sastra. Maka disaat itulah dirunkan Al-qur’an sebagai mukjizat Nabi Muhammad. Nabi yang pada saat itu tidak bisa membaca dan menulis tapi bisa menunjukkan al-quran yang memiliki nilai sastra tinggi tidak hanya dari cara pemilihan kata-kata tapi juga kedalaman makna yang terkandung di dalamnya sehingga Al-quran dapat terus digunakan sebagai rujukan hukum yang tertinggi sejak zaman Nabi sampai nanti di akhir zaman.
10. Tautan Antara Pikiran dan Tubuh
Ilmu pengetahuan di bidang kedokteran adalah satu-satunya yang dapat mulai menjelaskan cara bagaimana pikiran dapat mempengaruhi tubuh. Efek Placebo sebagai contohnya mendemonstrasikan tentang beberapa orang yang dapat kembali sehat dan sembuh dari penyakitnya atau malah bahkan sakit dan menderita hanya karena mereka percaya bahwa itu akan terjadi. Tapi pembuktian secara medis dan ilmiah amatlah lemah, karena tubuh kita memiliki kemampuan yang amat luar biasa dalam penyembuhan bahkan melebihi kemampuan obat yang paling canggih sekalipun.
Misteri dan fenomena di atas menggambarkan bahwa manusia masih terlampau muda untuk berkata bahwa dunia ini sudah diketahui secara mendalam. Berbagai upaya penelitian dan pencarian masih terus dilakukan. Sampai kapan ya?? Itu juga masih misterius.
1. The Taos Hum
Masyarakat dan pengunjung di Sebuah kota kecil di New Mexico, Taos, selama bertahun-tahun merasakan gangguan dan keheranan dari suara dengungan frekwensi rendah di udara padang pasir. Janggalnya hanya 2% dari penduduk Taos yang melaporkan hal ini. Beberapa percaya ini disebabkan oleh akustik yang tidak biasa, beberapa orang mencuriga adanya histeria masal dari sesuatu yang rahasia dan mengerikan. Belum ada satupun manusia yang dapat menemukan sumber dengungan tersebut..
taos tum adalah aliran suara berfrekuensi rendah yang terdengar di berbagai belahan dunia… terutama di wilayah sekitar USA, UK, dan Eropa Utara….
Taos Hum pada umumnya hanya terdengar di wilayah2 yang sangat sunyi…. suara yg terdengar mirip dengan suara dengungan mesin mobil dari jarak jauh…
ilmuan menyatakan bahwa suara tersebut tidak dapat terdeteksi oleh microphone dan antena VLF…. akibatny ilmuan tdk dapat mengetahui darimana suara tsb tbrasal dan bgaimana suara tsb tercipta….
brikut ini gambar dari gelombang taos tum yg sempat didapat oleh para ilmuan:
selain gambar, berikut ini file suara2 Taos Hum yg sempat direkam oleh para ilmuan…. tetapi sbelonna, cuba baca dolo dampak suarana di bawah ini :
Berdasarkan hasil riset dan interview dengan korban, seorang ilmuan berkata :
“Taos Hum bukanlah sekedar gelombang suara yg menganggu, itu adalah sebuah gelombang suara yg dapat mengakibatkan trauma pada tubuh dan mental… dalam kebiasaan, dapat merusak tubuh dan mental….
gangguan yg terjadi pada:
mental = emosi tidak stabil, stress, kegilaan hingga harus di isolasi (pake pngaman tngan yg bntuk baju itu2h….)….
fisik = sakit kepala, pusing brkelanjutan, mual2, hidung berdarah, tekanan tinggi pada telinga yg mengakibatkan rasa sakit luar biasa berkelanjutan….
Para ilmuan yg telah mencoba mengalisa kondisi korban mnyatakan bahwa tidak ada kerusakan saraf dan jaringan akibat Taos Hum… Artina… ilmuan gak bs nemuin penyembuh dari tu Taos Hum karena derita yg terjadi tdk brasal dr kerusakan dalam tubuh yg dapat d cegah….
Ilmuan memprediksi klo pnyebabna adalah glombang suara tsb mngacaukan (nda ngrusak) sistm saraf otak dan tubuh shingga impuls2 yg berjalan jadi kacau.. itu yg bkin orang gak bs kontrol tubuh dan kondisi mentalna… astu2na cara cm hentiin sumber bunyina…. tpi sumbrn ja lon tau….
2.Bigfoot
Selama beberapa dekade, raksasa berbulu, monster seperti manusia bernama Bigfoot banyak dilaporkan keberadaannya di Amerika. Meskipun ribuan Bigfoot harus eksis untuk mencari makan, tidak satupun tubuhnya diketemukan. Bangkai atau mayat mereka yang berasal dari pemburuan, tabrakan atau meninggal secara alami, juga belum pernah diketemukan. Beberapa foto jejak kaki raksasa mereka banyak di beritakan. Misteri ini belum terpecahkan sampai saat ini. Berikut adalah contoh foto dari bigfoot:
Foto ini diambil oleh pria bernama Rick Jabcob. Foto Rick Jacob masih menjadi perdebatan sengit karena kembali memunculkan isu bahwa Big Foot benar-benar ada. Rick Jacobs mengatakan bahwa ia mendapatkan foto tersebut dari sebuah kamera pemburu otomatis yang ia letakkan di sebuah pohon ditaman nasional Allegheny, sekitar 115 mil sebelah utara Pittsburg, kamera ini biasa digunakan untuk mendokumentasikan rusa.
Kami tidak mengetahui secara pasti apa yang ada difoto tersebut ujar Jacobs yang menyatakan bahwa foto direkam pada 16 September 2007. Kami sudah berburu beberapa tahun dan tidak pernah mendapatkan hal yang seperti ini.
Jacobs pun menghubungi sebuah oragnisasi pusat riset big foot dan melaporkan hasil temuan tentang legenda kaki besar ini yang dipercaya sebagian masyarakat tinggal disebagian Amerika Serikat dan Kanada.
Itu adalah binatang primata. Opini saya itu bisa jadi sebuah penjelasan yang menjelaskan bahwa itu seekor Kera seperti keterangan Paul Majeta dari bigfoot group.
Bagaimanapun juga Komisi Taman Pennsylvania menyatakan opini yang lebih konvensional. Jerry Feaser seorang petugas ditaman konservasi ini menyatakan bahwa selalu memasang perangkap beruang dan sering melihat binatang yang seperti yang ada pada foto.
Tidak ada pertanyaan lagi, itu adalah sebuah beruang dengan beberapa kasus pada kesehatannya saja tambah Feaser pada The Bradford Era.
3.Instuisi
Kita dapat mengatakan ini sebagai “indera ke-enam”, perasaan, atau hal lain. Kadang kita merasakan adanya intuisi dari waktu kewaktu. Tentu saja banyak dari “perasaan” itu yg salah, tapi hal itu kadang terasa benar. Ilmuwan dan psikolog mencatat bahwa manusia membawa informasi bawah sadar tentang kehidupan di sekeliling kita, yang membawa kita merasa tahu sesuatu tapi kita tidak mengetahui kondisi atau kejadian yang sebenarnya, atau mengapa kita tahu itu. Intuisi amat sulit untuk dibuktikan dan dipelajari, dan psikologi adalah satu-satunya ilmu pengetahuan yang dapat menjawabnya.
Indra ke-enam masih belum punya definisi baku dalam ranah ilmu pengetahuan. Sebutan Indra ke-enam digunakan untuk membedakannya dengan kelima indra lain yang sudah kita kenal.
Para pakar masih mencoba memahami bagaimana bekerjanya indra ke-enam ini, atau mungkin lebih tepat lagi, sedang berusaha membuktikan apakah indra ke-enam benar-benar ada. Karena banyak sekali klaim indra ke-enam yang gugur ketika dilakukan uji statistik.
Bidang ilmu yang mengaji fenomena indra ke-enam ini disebut para-psikologi, dan sejauh yang saya tahu sampai saat ini masih melulu berada pada tahap observasi, sama sekali belum sampai pada perumusan atau pengembangan teknik-teknik untuk membangkitkan indra ke-enam.
Istilah ilmiah yang dipakai untuk indra ke-enam adalah extra sensory perception (ESP), yang terjemahan bebasnya kira-kira kemampuan untuk menerima informasi tanpa melalui indra (yang lima).
Memang ada beberapa teori yang coba menjelaskan fenomena indra ke-enam, salah satunya adalah proses informasi bawah sadar seperti yang disebut Mas Dasaman di atas. Tapi, belum ada yang baku.
4.Hilangnya Orang Secara Misterius
Manusia hilang untuk berbagai alasan. Kebanyakan melarikan diri atau terbunuh, tapi beberapa dapat diketemukan. Tapi tidak dengan hilangnya manusia secara misterius mulai dari para kru Marie Celeste sampai ke Jimmy Hoffa, Amelia Earhart, dan Natalee Holloway, beberapa orang menghilang tanpa jejak. Dan pencarian mereka sampai sekarang masih belum mendapatkan hasil. Salah satu tempat yang sering terjadi hilangnya seorang adalah segitiga bermuda.
Salah satu kisahnya adalah hilangnya pesawat transpor C-119 Flying Boxcar pada 7 Juni 1965. Pesawat tambun mesin ganda milik AU AS bermuatan kargo ini, hari itu pukul 7.47 lepas landas dari Lanud Homestead. Pesawat dengan 10 awak ini terbang menuju Lapangan Terbang Grand Turk, Bahama, dan diharapkan mendarat pukul 11.23.
Pesawat ini sebenarnya hampir menuntaskan perjalanannya. Hal ini diketahui dari kontak radio yang masih terdengar hingga pukul 11. Sesungguhnya memang tak ada yang mencurigakan. Kerusakan teknis juga tak pernah dilaporkan. Tetapi Boxcar tak pernah sampai tujuan.
“Dalam kontak radio terakhir tak ada indikasi apa-apa bahwa pesawat tengah mengalami masalah. Namun setelah itu kami kehilangan jejaknya,” begitu ungkap juru bicara Penyelamat Pantai Miami. “Besar kemungkinan pesawat mengalami masalah kendali arah (steering trouble) hingga nyasar ke lain arah,” tambahnya.
Seketika itu pula tim SAR terbang menyapu wilayah seluas 100.000 mil persegi yang diduga menjadi tempat kandasnya C-119. Namun hasilnya benar-benar nihil. Sama seperti hilangnya pesawat-pesawat lainnya di wilayah ini, tak satu pun serpihan pesawat atau tubuh manusia ditemukan.
“Benar-benar aneh. Sebuah pesawat terbang ke arah selatan Bahama dan hilang begitu saja tanpa jejak,” demikian komentar seorang veteran penerbang Perang Dunia II.
Seseorang dari Tim SAR mengatakan, kemungkinan pesawat jatuh di antara Pulau Crooked dan Grand Turk. Bisa karena masalah struktur, ledakan, atau kerusakan mesin. Kalau memang pesawat meledak, kontak radio memang pasti tak akan pernah terjadi, tetapi seharusnya kami bisa menemukan serpihan pecahannya. Begitu pula jika pesawat mengalami kerusakan, mestinya sang pilot bisa melakukan ditching (pendaratan darurat di atas air). Pasalnya, cuaca saat itu dalam keadaan baik. Dalam arti langit cerah, ombak hanya sekitar satu meter, dan angin hanya 15 knot.
Analisis selanjutnya memang mengembang kemana-mana. Namun tetap tidak menghasilkan apa-apa. Kasus C-119 Flying Boxcar pun terpendam begitu saja, sampai akhirnya pada tahun 1973 terbit artikel dari International UFO Bureau yang mengingatkan kembali sejumlah orang pada kasus ajaib tersebut.
Dalam artikel ini dimuat kesaksian astronot Gemini IV, James McDivitt dan Edward H. White II, yang justru membuat runyam masalah. Rupanya pada saat-saat di sekitar raibnya C-119, dia kebetulan tengah mengamati wilayah di sekitar Karibia. Gemini kebetulan memang sedang mengawang-awang di sana. Menurut catatan NASA, pada 3 sampai 7 Juni 1965 keduanya tengah melakukan eksperimen jalan-jalan ke luar kapsul Gemini dengan perlengkapan yang dirahasiakan.
Menurut Divitt, dia melihat sebuah pesawat tak dikenal (UFO) dengan semacam lengan mekanik kedapatan sedang meluncur di atas Karibia. Beberapa menit kemudian Ed White pun menyaksikan obyek lainnya yang serupa. Sejak itulah lalu merebak isu, C-119 diculik UFO. Para ilmuwan pun segera tertarik menguji kesaksian ini. Tak mau percaya begitu saja, mereka mengkonfirmasi obyek yang dilihat kedua astronot dengan satelit-satelit yang ada disekitar Gemini IV. Boleh jadi ‘kan yang mereka salah lihat ? Maklum saat itu (hingga kini pun), banyak pihak masih menilai sektis terhadap kehadiran UFO.
Ketika itu kepada kedua astronot disodori gambar Pegasus 2, satelit raksasa yang memang memiliki antene mirip lengan sepanjang 32 meter dan sejumlah sampah satelit yang ada di sekitar itu. Namun baik dari bentuk dan jarak, mereka menyanggah jika telah salah lihat.
“Sekali lagi saya tegaskan, dengan menyebut UFO ‘kan tak berarti saya menunjuk pesawat ruang angkasa dari planet lain. Pengertian UFO sangat universal. Bahwa jika saya melihat pesawat yang menurut penilaian saya tak saya kenal, tidakkah layak jika saya menyebutnya sebagai UFO?” sergah Divitt.
Begitulah kasus C-119 Flying Boxcar yang tak pernah terpecahkan hingga kini. Diantara kapal atau pesawat yang raib di wilayah Segitiga Bermuda kisahnya memang senantiasa sama. Terjadi ketika cuaca sedang baik, tak ada masalah teknis, kontak radio berjalan biasa, tetapi si pelintas tiba-tiba menghilang begitu saja. Tanpa meninggalkan jejak sama sekali.
Banyak teori kemudian dihubung-hubungkan dengan segala kejadian di sana. Ada yang menyebut teori pelengkungan waktu, medan gravitasi terbalik, abrasi atmosfer, dan ada juga teori anomali magnetik-gravitasi. Selain itu ada juga yang mengaitkannya dengan fenomena gampa laut, serangan gelombang tidal, hingga lubang hitam (black-hole) yang hanya terjadi di angkasa luar sana. Aneh-aneh memang analisanya, namun tetap saja tak ada satu pun yang bisa menjelaskannya.
5.Hantu
Sejak dulu banyak diantara kita yang takut dengan ini, penampakan mereka bahkan sampai pada kepercayaan adanya mereka masih menjadi tanda tanya. Adakah hantu di sekitar kita? Bisakah mereka dibuktikan secara ilmiah? Setiap negara memiliki budaya berbeda dengan negara lain tentu memiliki kisah hantu yang berbeda. Contohnya hantu vampire, dracula, warewolf di Amerika tidak ada di Indonesia yang sebaliknya memiliki Kuntilanak, Gendoruwo, wewe gombel dan lain-lain. Hantu merupakan misteri yang masih menjadi bagian hidup kita. Diharapkan suatu hari nanti ada penyelidik hantu yang dapat membuktikan bahwa yang mati dapat berkomunikasi dengan yang hidup dan menjawab misteri ini.
6.De Javu
Déjà vu adalah sebuah frasa Perancis dan artinya secara harafiah adalah “pernah lihat”. Maksudnya mengalami sesuatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya. Fenomena ini juga disebut dengan istilah paramnesia dari bahasa Yunani para yang artinya adalah “sejajar” dan mnimi “ingatan”.
Menurut para pakar, setidaknya 70% penduduk bumi pernah mengalami fenomena ini.
Hampir semua dari kita pernah mengalami apa yang dinamakan deja vu: sebuah perasaan aneh yang mengatakan bahwa peristiwa baru yang sedang kita rasakan sebenarnya pernah kita alami jauh sebelumnya. Peristiwa ini bisa berupa sebuah tempat baru yang sedang dikunjungi, percakapan yang sedang dilakukan, atau sebuah acara TV yang sedang ditonton. Lebih anehnya lagi, kita juga seringkali tidak mampu untuk dapat benar-benar mengingat kapan dan bagaimana pengalaman sebelumnya itu terjadi secara rinci. Yang kita tahu hanyalah adanya sensasi misterius yang membuat kita tidak merasa asing dengan peristiwa baru itu.
Keanehan fenomena deja vu ini kemudian melahirkan beberapa teori metafisis yang mencoba menjelaskan sebab musababnya. Salah satunya adalah teori yang mengatakan bahwa deja vu sebenarnya berasal dari kejadian serupa yang pernah dialami oleh jiwa kita dalam salah satu kehidupan reinkarnasi sebelumnya di masa lampau. Bagaimana penjelasan ilmu psikologi sendiri?
Pada awalnya, beberapa ilmuwan beranggapan bahwa deja vu terjadi ketika sensasi optik yang diterima oleh sebelah mata sampai ke otak (dan dipersepsikan) lebih dulu daripada sensasi yang sama yang diterima oleh sebelah mata yang lain, sehingga menimbulkan perasaan familiar pada sesuatu yang sebenarnya baru pertama kali dilihat. Teori yang dikenal dengan nama “optical pathway delay” ini dipatahkan ketika pada bulan Desember tahun lalu ditemukan bahwa orang butapun bisa mengalami deja vu melalui indra penciuman, pendengaran, dan perabaannya.
Selain itu, sebelumnya Chris Moulin dari University of Leeds, Inggris, telah menemukan pula penderita deja vu kronis: orang-orang yang sering dapat menjelaskan secara rinci peristiwa-peristiwa yang tidak pernah terjadi. Mereka merasa tidak perlu menonton TV karena merasa telah menonton acara TV tersebut sebelumnya (padahal belum), dan mereka bahkan merasa tidak perlu pergi ke dokter untuk mengobati ‘penyakit’nya karena mereka merasa sudah pergi ke dokter dan dapat menceritakan hal-hal rinci selama kunjungannya! Alih-alih kesalahan persepsi atau delusi, para peneliti mulai melihat sebab musabab deja vu ke dalam otak dan ingatan kita.
7. UFO (Unidentified Flying Objects)
“Do we really alone ini this universe?”
Nah, percayakah Anda pada alien atau makhluk asing? Banyak sumber yang mengatakan bahwa makhluk asing itu benar-benar ada. Ada yang mengaku bahwa mereka pernah melihat UFO (Unidentified Flying Object), bahkan banyak yang terdokumentasikan, entah itu rekayasa atau asli. Ada juga yang mengatakan bahwa dirinya pernah diculik oleh alien. Bahkan konon katanya, dengar-dengar dari kabar IFO (Identified Flying Object alias burung), AS kini sedang mengadakan penelitian sangat rahasia atas tubuh makhluk asing temuannya. Banyak juga film yang menghadirkan kisah-kisah si alien ini. Diawali dengan ET (setahu saya), lalu film-film seperti Alien, Alien Resurrection, Independence Day, Predator, dll.
Selain itu, ilmuwan pun juga sering menggoda pikiran dengan teori-teori yang diungkapkannya, meskipun itu adalah fakta. Ruang angkasa di sana begitu luas koq, dimensi fisis yang berupa panjang, lebar, dan tinggi tidak ada, yang ada hanya dimensi fisis berupa waktu. Dengan kata lain ruang angkasa ngga ada batasannya, jadi apa iya kalau di ruang tak berbatas itu tidak ada planet yang mungkin juga sedang didiami oleh sekumpulan makhluk. Apalagi dikatakan bahwa ada beberapa galaksi di ruang angkasa. Belum lagi fakta adanya lubang di ruang angkasa yang disebut Black Hole, yang katanya menyedot benda-benda angkasa yang ada di dekatnya, katanya Bumi juga. Kalau sudah masuk Black Hole, terus mau ke mana, jangan-jangan ke alam lain. Jangan-jangan Black Hole adalah lorong penghubung alam yang satu dengan yang lain.
Banyak yang masih menjadi misteri di luaran sana, yang belum dapat dijangkau oleh akal dan ilmu pengetahuan.
8. Kehidupan Sesudah Kematian dan Pengalaman Mendekati Kematian
Orang yang pernah sekarat, koma atau hampir mati kadang melaporkan pengalamannya seperti masuk kedalam terowongan, melihat cahaya, bersatu kembali dengan mereka yang sudah mati, atau merasakan suasanya yang damai, tenteram dan lain sebagainya.Tapi anehnya belum ada cerita yang sama persis satu dengan lainnya. Orang-orang skeptis merasa bahwa pengalaman ini diakibatkan oleh halusinasi dari kondisi traumatik pada otak manusia. Sampai saat ini belum ada yang dapat menjelaskannya dengan baik dan ilmiah.
Ada sebuah kisah yang menceritakan kehidupan seorang yang hampir mendekati kematian. “Saat itu, saya melihat sebuah cahaya putih yang terang. Cahaya itu mendekati saya dan tiba-tiba saya terbangung”. Itu adalah cerita seorang yang nyaris meninggal.
9. Kekuatan Supranatural dan ESP (Extra-Sensory Perception)
Paranormal ada dimana-mana di seluruh dunia, di Indonesia dapat dirasakan kehadiran mereka diterima secara alami dan dianggap lumrah. Kemampuan psikis dan ESP adalah bagian dari misteri dunia yang belum terpecahkan. Pembuktiannya terkadang terlalu dibuat-buat mengacu pada kepercayaan manusia terhadap kekuatan yang lebih besar di dunia ini. Ilmu pengetahuan belum dapat memecahkan hal ini dengan jelas, tapi eksistensinya juga tidak dapat dibantah oleh kita. Terutama untuk kita orang Indonesia yang amat religius dan masih membawa budaya timur yang penuh dengan misteri.
Salah satu kekuatan supranatural yang terkenal adalah Mukjizat. Mukjizat adalah suatu kejadian luar biasa, terkadang menyalahi aturan-aturan dunia fisik dan sulit dijelaskan dengan logika, yang biasanya dialamatkan sebagai campur tangan Tuhan.
Sudut Pandang Islam:
Mukjizat merupakan kejadian/kelebihan di luar akal manusia yang tidak dimiliki oleh siapapun, karena mukjizat hanya dimilki oleh para Rasul yang diberikan oleh Allah SWT kepada para rasulNya. Sedangkan apabila ada seseorang yang memilki sesuatu yang luar bisa itu tidak bisa dikatakan sebagai mukjizat melainkan karomah. Mukjizat biasanya berisi tentang tantangan terhadap apa-apa yang sedang menjadi trend pada zaman atau saat diturunkannya mukjizat tersebut. Misalnya pada zaman Nabi Musa AS, trend yang sedang terjadi adalah ilmu sihir maka dengan mukjizat tongkat Nabi Musa AS bisa berubah menjadi ular dan mengalahkan ilmu sihir orang lain yang ada disekitarnya. Juga pada zaman Nabi Isa AS, trend yang sedang berkembang adalah ilmu kedokteran dan pengobatan, maka pada saat itu mukjizat Nabi Isa AS adalah bisa menghidupkan orang yang sudah meninggal yang merupakan puncak dari ilmu pengobatan. Demikian juga pada zaman Nabi Muhammad SAW, trend yang sedang berkembang adalah ilmu sastra. Maka disaat itulah dirunkan Al-qur’an sebagai mukjizat Nabi Muhammad. Nabi yang pada saat itu tidak bisa membaca dan menulis tapi bisa menunjukkan al-quran yang memiliki nilai sastra tinggi tidak hanya dari cara pemilihan kata-kata tapi juga kedalaman makna yang terkandung di dalamnya sehingga Al-quran dapat terus digunakan sebagai rujukan hukum yang tertinggi sejak zaman Nabi sampai nanti di akhir zaman.
10. Tautan Antara Pikiran dan Tubuh
Ilmu pengetahuan di bidang kedokteran adalah satu-satunya yang dapat mulai menjelaskan cara bagaimana pikiran dapat mempengaruhi tubuh. Efek Placebo sebagai contohnya mendemonstrasikan tentang beberapa orang yang dapat kembali sehat dan sembuh dari penyakitnya atau malah bahkan sakit dan menderita hanya karena mereka percaya bahwa itu akan terjadi. Tapi pembuktian secara medis dan ilmiah amatlah lemah, karena tubuh kita memiliki kemampuan yang amat luar biasa dalam penyembuhan bahkan melebihi kemampuan obat yang paling canggih sekalipun.
Misteri dan fenomena di atas menggambarkan bahwa manusia masih terlampau muda untuk berkata bahwa dunia ini sudah diketahui secara mendalam. Berbagai upaya penelitian dan pencarian masih terus dilakukan. Sampai kapan ya?? Itu juga masih misterius.
LP
Aku Tak Perlu Keliling Dunia
Tertulis seribu kata
Dan ku ungkap semua yang sedang ku rasa
Dengarkanlah kata hatiku
Bahwa ku ingin tetap disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Biarkan ku disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Karna ku tak mau jauh darimu
Dunia boleh tertawa melihatku bahagia
Walau ditempat yang kau anggap tak biasa
Biarkanlah aku bernyanyi
Berlari berputar menari disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Tak perlulah aku keliling dunia
Karna kau disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku
Tak perlulah aku keliling dunia
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku
Tak perlulah aku keliling dunia 2x
Tertulis seribu kata
Dan ku ungkap semua yang sedang ku rasa
Dengarkanlah kata hatiku
Bahwa ku ingin tetap disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Biarkan ku disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Karna ku tak mau jauh darimu
Dunia boleh tertawa melihatku bahagia
Walau ditempat yang kau anggap tak biasa
Biarkanlah aku bernyanyi
Berlari berputar menari disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Tak perlulah aku keliling dunia
Karna kau disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku
Tak perlulah aku keliling dunia
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku
Tak perlulah aku keliling dunia 2x
believe
Can we bElieve???
cintaku ini akan bertahan
tak akan habis menembus jaman
kau buat mega menjadi warna
satukan hati dan percaya
cintaku ini akan bertahan
semakin hari semakin dalam
engkau dan aku bisa jadikan
mimpi jadi kenyataan
cintaku ini akan bertahan
tak akan habis menembus jaman
kau buat mega menjadi warna
satukan hati dan percaya
cintaku ini akan bertahan
semakin hari semakin dalam
engkau dan aku bisa jadikan
mimpi jadi kenyataan
Word
Dissapointed
I don't know How
But I'll know how
I don't know why
But I'm sure it's my way
I really confused of it
But I get more of it
I fall because of it
But I stronger and stronger because of it
I leave 4 d world
With thousand word
Coming to my world
Like I love word
I don't know How
But I'll know how
I don't know why
But I'm sure it's my way
I really confused of it
But I get more of it
I fall because of it
But I stronger and stronger because of it
I leave 4 d world
With thousand word
Coming to my world
Like I love word
Mocca.. yummie
Secret Admirer
by Mocca
Oh, secret admirer
When you're around the autumn feels like summer
How come you're always messing up the weather?
Just like you do to me..
My Silly admirer
How come you never send me bouquet of flowers?
It's whole lot better than disturbing my slumber
If you keep knocking at my door
Last night in my sleep
I dreamt of you riding on my counting sheep
Oh how you're always bouncing
Oh you look so annoying. (Please!)
Dear handsome admirer
I always think that you're a very nice fellow
But suddenly you make me feel so mellow
Every time you say: "HELLO!"
And every time you look at me
I wish you vanish and disappear into the air
How come you keep on smiling?
Oh! You look so annoying. (Not again!)
My secret admirer
I never thought my heart could be so yearning
Please tell me now why try to ignore me
'Cause I do miss you so
My silly admirer ('cause I do miss you so..)
My handsome admirer ('cause I do miss you so..)
Dear secret admirer
'Cause I do miss you so
by Mocca
Oh, secret admirer
When you're around the autumn feels like summer
How come you're always messing up the weather?
Just like you do to me..
My Silly admirer
How come you never send me bouquet of flowers?
It's whole lot better than disturbing my slumber
If you keep knocking at my door
Last night in my sleep
I dreamt of you riding on my counting sheep
Oh how you're always bouncing
Oh you look so annoying. (Please!)
Dear handsome admirer
I always think that you're a very nice fellow
But suddenly you make me feel so mellow
Every time you say: "HELLO!"
And every time you look at me
I wish you vanish and disappear into the air
How come you keep on smiling?
Oh! You look so annoying. (Not again!)
My secret admirer
I never thought my heart could be so yearning
Please tell me now why try to ignore me
'Cause I do miss you so
My silly admirer ('cause I do miss you so..)
My handsome admirer ('cause I do miss you so..)
Dear secret admirer
'Cause I do miss you so
I wanna Smile...
I Remember (Ost.Catatan Akhir Sekolah)
I remember...
The way you glanced at me, yes i remember
I remember...
when the caught a shooting star, yes i remember
I remember...
all the things that we shared
and the promise we made, just you and i
I remember...
all the laughter we shared, all the wishes we made
Upon the roof at down...
Do you remember...?
when we were dancing in the rain in that december
And i remember...
when my father thought you were a burglar
I remember...
all the things that we shared, and the promise we made just you and i...
I remember...
all the laughter we shared, all the wishes we made
Upon the roof at down...
Yes i remember...
all the things that we shared, and the promise we made just you and i...
I remember...
all the laughter we shared, all the wishes we made
Upon the roof at down...
I remember...
the way you read your books
Yes i remember...
the way you tield your shoes
Yes i remember...
the cake you loved the most
Yes i remember...
the way you drank your cofee
I remember...
the way you glanced at me, yes i remember
when we caught a shooting star
Yes i remember...
when we were dancing in the rain in that december
and the you smile at me
Yes i remember....
I remember...
The way you glanced at me, yes i remember
I remember...
when the caught a shooting star, yes i remember
I remember...
all the things that we shared
and the promise we made, just you and i
I remember...
all the laughter we shared, all the wishes we made
Upon the roof at down...
Do you remember...?
when we were dancing in the rain in that december
And i remember...
when my father thought you were a burglar
I remember...
all the things that we shared, and the promise we made just you and i...
I remember...
all the laughter we shared, all the wishes we made
Upon the roof at down...
Yes i remember...
all the things that we shared, and the promise we made just you and i...
I remember...
all the laughter we shared, all the wishes we made
Upon the roof at down...
I remember...
the way you read your books
Yes i remember...
the way you tield your shoes
Yes i remember...
the cake you loved the most
Yes i remember...
the way you drank your cofee
I remember...
the way you glanced at me, yes i remember
when we caught a shooting star
Yes i remember...
when we were dancing in the rain in that december
and the you smile at me
Yes i remember....
MemoryQ
DIA TIDAK INDAH DI MATAMU..
DIA TIDAK MENGGETARKAN BATINMU..
TETAPI DIA ADA DALAM HATI KECILMU..
Aq bingung... udah deket waktunya
Cuma menunggu 1, 2 bulan lagi...
Kayaknya aq terhimpit waktu
3 tahun kurang untuk "melupakan" bahwa kita mengalah untuk teman
Nanti adakah yang tahu perasaanQ saat itu? g da mungkin y?
Aq berani posting, karena berharap semoga gag da tmen smp aq yg baca... Lo gag bisa jadi sasaran!
Memory bukan untuk dikenang saja, tapi juga dipelajari. Aku setuju itu. Tapi sulit untuk memahami lagi apa yang aku lakuin dulu.
tapi,,, siapa yang gag bingung, pilih teman yang terluka atau 'dia' yang terluka. Dan bodohnya dua-duany aku lukai. Mungkin sendiri untuk saat ini tidak membantu.
Pit, help me.
Sorry, Wen! Aq lum jg crita detailny... Bukan lupa. tapi waktu dan hati gag 'izinnin untuk saat ini
Aq cuma menanti 1 Desember. Paling gag 17th nanti aq harap seindah 13th...
Jahiliyah bgt. Masih mikirin ultah! Ugh, manusiawi. Bukan masalah ultah kali, tapi 'moment'ny...
Semoga... semuanya masih tersimpan di sini dan di sini.
Masih juga di sana,,, temen2ku... Thanx Frasti.
Kita sama2, ya? Seperjuangan, tapi kamu beruntung masih bisa berlari. Walau hidup pun aq bingung....
Nulis ja ampe belepotan gini???
Maap, pada diriku sendiri!
Padahal aq dah niat lo posting gag da kata serapan, gag da ragam bahasa gaul, gag da bahasa belang bontang...
Untuk kali ini aq malesss BGT!
Untuk kali ini gag niat ngapa2in kecuali bikin cerita. Tapi bentar, mungkin file2 aq kudu dibersihin dari virus2 yg dangerous kali y?
Habis dari tadi yang kepikiran tuh anak mulu.
I promise, I'll keep just 4 one who ever trust me.
bener2 lo aq bisa bicara d depannya dengan lancar dan tanpa tangis aq akan jujur...
Aq gag pernah niat bikin dia kecewa dan semua orang membenciku waktu itu. Ini hanya masalah waktu dan DIEn.
Sulit ternyata, mengakui bahwa sebenarnya kita lebih cinta orang dalam hati daripada Allah.
Tapi, aku gag nyesel... semoga. Karena aq berhasil jadi impian aq, setidakny sampai saat ini..
Jadilah muslimah EXLUSIVE!!!
Iman karena kita tahu,,, itu nama aq y? Amalia Solikhah.
nama yang pernah aq sesali karena terlalu pasaran! Ratna Amalia aja dah cukup banyak orang yang punya...
Tapi itu doa...... Biar aq ta'aruf dan tafahhum. 4 d next, I'll muslim
DIA TIDAK MENGGETARKAN BATINMU..
TETAPI DIA ADA DALAM HATI KECILMU..
Aq bingung... udah deket waktunya
Cuma menunggu 1, 2 bulan lagi...
Kayaknya aq terhimpit waktu
3 tahun kurang untuk "melupakan" bahwa kita mengalah untuk teman
Nanti adakah yang tahu perasaanQ saat itu? g da mungkin y?
Aq berani posting, karena berharap semoga gag da tmen smp aq yg baca... Lo gag bisa jadi sasaran!
Memory bukan untuk dikenang saja, tapi juga dipelajari. Aku setuju itu. Tapi sulit untuk memahami lagi apa yang aku lakuin dulu.
tapi,,, siapa yang gag bingung, pilih teman yang terluka atau 'dia' yang terluka. Dan bodohnya dua-duany aku lukai. Mungkin sendiri untuk saat ini tidak membantu.
Pit, help me.
Sorry, Wen! Aq lum jg crita detailny... Bukan lupa. tapi waktu dan hati gag 'izinnin untuk saat ini
Aq cuma menanti 1 Desember. Paling gag 17th nanti aq harap seindah 13th...
Jahiliyah bgt. Masih mikirin ultah! Ugh, manusiawi. Bukan masalah ultah kali, tapi 'moment'ny...
Semoga... semuanya masih tersimpan di sini dan di sini.
Masih juga di sana,,, temen2ku... Thanx Frasti.
Kita sama2, ya? Seperjuangan, tapi kamu beruntung masih bisa berlari. Walau hidup pun aq bingung....
Nulis ja ampe belepotan gini???
Maap, pada diriku sendiri!
Padahal aq dah niat lo posting gag da kata serapan, gag da ragam bahasa gaul, gag da bahasa belang bontang...
Untuk kali ini aq malesss BGT!
Untuk kali ini gag niat ngapa2in kecuali bikin cerita. Tapi bentar, mungkin file2 aq kudu dibersihin dari virus2 yg dangerous kali y?
Habis dari tadi yang kepikiran tuh anak mulu.
I promise, I'll keep just 4 one who ever trust me.
bener2 lo aq bisa bicara d depannya dengan lancar dan tanpa tangis aq akan jujur...
Aq gag pernah niat bikin dia kecewa dan semua orang membenciku waktu itu. Ini hanya masalah waktu dan DIEn.
Sulit ternyata, mengakui bahwa sebenarnya kita lebih cinta orang dalam hati daripada Allah.
Tapi, aku gag nyesel... semoga. Karena aq berhasil jadi impian aq, setidakny sampai saat ini..
Jadilah muslimah EXLUSIVE!!!
Iman karena kita tahu,,, itu nama aq y? Amalia Solikhah.
nama yang pernah aq sesali karena terlalu pasaran! Ratna Amalia aja dah cukup banyak orang yang punya...
Tapi itu doa...... Biar aq ta'aruf dan tafahhum. 4 d next, I'll muslim
Toping ICE CREAM AQ
Buat temen2...
may I ask?
give your comment please...
Menurut Kamu, toping ICE CREAM apa yang paling PAS bwt aq?
Kenapa bisa bilang gt? Ada alasannya y, dong??? ^_^
U can leave a comment
THX...
may I ask?
give your comment please...
Menurut Kamu, toping ICE CREAM apa yang paling PAS bwt aq?
Kenapa bisa bilang gt? Ada alasannya y, dong??? ^_^
U can leave a comment
THX...
Langganan:
Postingan (Atom)